MEDIASATYA.CO.ID – Polemik ijazah palsu Jokowi belum berakhir, meski polisi telah menghentikan penyelidikan.
Lantaran resmi menyatakan bahwa ijazah Jokowi asli, berdasarkan hasi labfor Mabes Polri.
Baru-baru ini, Komisaris PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni), Dede Budhyarto menyindir kelompok yang lantang menyebut ijazah Jokowi palsu.
Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Dede Budhyarto menaruh curiga dengan adanya bayaran besar untuk isu ini terus menjadi perbincangan.
“Ijazah Palsu terus digulirkan disinyalir bayarannya besar,” tulisnya, Senin (26/5/2025).
“Pantesan mati-matian, pokoknya harga hidup ehhh…harga mati…ijazahnya palsu,” sebutnya.
“Masuk akal, mati-matian tujuannya buat apa, ngono ya ngono ra?🤣,” sebutnya.
Ia pun menyebut keputusan Jokowi untuk melaporkan pihak yang menuduhnya sebagai ijazah palsu ini sebagai keputusan tepat.
Tujuannya menurutnya sudah jelas untuk membuat pihak-pihak ini bungkam dengan pembuktian.
“Sudah tepat Presiden ke 7 melaporkan agar kegaduhan segera berakhir, dikerangkeng baru diem deh,” terangnya.
Sebelumnya, Bareskrim mengehentikan penyelidikan dugaan ijazah palsu yang dilaporkan Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).
“Dari pengaduan ini dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbuatan pidana, sehingga perkara ini dihentikan penyelidikannya,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (22/5/2025). (Redaksi)
















