Berlangsung 2 Hari, Disbudpar Berau Gelar Sertifikasi Pemandu Wisata

banner 400x130

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Berau, Nurjatiah

“Pengembangan pariwisata itu wajib didukung SDM yang terlatih dan bersertifikasi. Baik itu pemandu wisata maupun pekerja hotel”

banner 400x130

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Demi mendukung kemajuan pariwisata Bumi Batiwakkal, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau kembali melaksanakan ujian sertifikasi bagi para pemandu wisata.

Program ini digelar untuk memastikan para guide memiliki kompetensi dan legalitas sebagai pramuwisata profesional.

Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Berau, Nurjatiah, mengatakan sertifikasi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

“Di Berau, sekitar 150 pemandu wisata terdaftar di HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia). Tetapi yang sudah bersertifikasi baru sekitar 15–20 persen. Artinya masih banyak yang perlu ditingkatkan kompetensinya,” jelasnya, Kamis (13/11/2025).

Untuk tahun ini, Disbudpar mengundang 30 peserta dari 13 kecamatan, semuanya direkomendasikan oleh HPI. Ujian sertifikasi berlangsung selama dua hari, mulai 12 hingga 13 Oktober.

Nurjatiah mengungkapkan, kebutuhan akan pemandu wisata bersertifikat makin mendesak mengingat tingginya kunjungan wisatawan dan beragamnya destinasi yang dimiliki Berau.

“Banyak pemandu kita yang belum memiliki lisensi resmi. Padahal Berau sangat kaya destinasi, dan butuh pemandu yang profesional serta memiliki identitas resmi,” tegasnya.

Menurutnya, jumlah peserta ditingkatkan dari tahun sebelumnya yang hanya 22–25 orang.

Selain pemandu wisata, Disbudpar juga memperluas peningkatan kapasitas SDM dengan menggelar sertifikasi bagi pekerja hotel satu bulan sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas layanan pariwisata di semua lini terus meningkat.

“Pengembangan pariwisata itu wajib didukung SDM yang terlatih dan bersertifikasi. Baik itu pemandu wisata maupun pekerja hotel,” tutupnya. (Redaksi)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *