Anggota Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib
“Bongkar saja ini (Tugu PKK), nggak sesuai dengan desain awalnya. Sudah nggak bermanfaat, nggak enak dipandang pula,”
MEDIASATYA.COM, BONTANG – Komisi C DPRD Bontang meminta Tugu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dibongkar.
Lantaran dinilai tidak sesuai dengan desain yang telah ditentukan.
Anggota Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib meluapkan kekesalannya usai melihat hasil dari pembuatan tugu yang dinilai asal-asalan.
Ornamen Tugu PKK terlihat tidak presisi bahkan tampak retak hingga cat pun yang mulai luntur.
Selain itu juga terdapat beberapa permukaan tugu yang tidak sempurna rata plesteran semennya.
Kemudian beberapa bagian Tugu masih ada yang terkelupas.
“Bongkar saja ini (Tugu PKK), nggak sesuai dengan desain awalnya. Sudah nggak bermanfaat, nggak enak dipandang pula,” keluhnya didepan kontraktor konsultan, dan Dinas PUPRK Kota Bontang, Senin (6/1/2025).
Menurutnya meski sudah diperbaiki, hal ini tidak akan sesuai dengan desain awal.
Proyek Tugu PKK tersebut dinilai tetap akan menjadi atensi publik, lantaran proyek tersebut menelan anggaran Rp700 juta.
“Ini paling bisa dibenahi dinding plaster yang benjol benjol, sama bagian atasnya aja yang diganti. Mohon Pak kabid dan Pak Kadis di kawal perbaikannya,” ungkapnya.
Mengonfirmasi kritikan tersebut Kabid Tata Ruang PUPR Kota Bontang, Robysai Manassa Malisa mengatakan saat ini bangunan tersebut sudah rampung 100 persen.
Namun ia mengakui adanya kekurangan kualitas terhadap bangunan tersebut.
Pihaknya berjanji akan mengerahkan kontrakator untuk mengelarkan perbaikan tersebut dengan rentan waktu dua bulan.
“Ini juga sudah masuk masa pemeliharaan, kami akui kurangnya pengawasan terhadap proyek ini, kami akan kawal dan kami awasi perbaikan. Kami target dua bulan sudah selesai,” ucapnya.
Diketahui, Proyek itu dikerjakan oleh CV Reci Gearta asal Kota Samarinda. Pengerjaan dilakukan hampir 7 bulan. Dimulai Juni hingga Desember 2024 lalu, dengan menelan anggaran APBD perubahan sebesar 700 juta. (Redaksi/Nug)




























