MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Raja Alam, Tanjung Redeb, terus dikebut oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Berau.
Gedung terpadu ini nantinya akan menjadi pusat pelayanan administrasi pemerintahan yang memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan publik dalam satu lokasi.
Pejabat Fungsional Tata Bangunan dan Perumahan Ahli Muda sekaligus PPK P3BJK Dinas PUPR Berau, Diah, mengatakan bahwa pekerjaan yang sedang berjalan saat ini masih berfokus pada pembangunan struktur utama gedung.
“Pekerjaan tahun ini masih difokuskan pada struktur bangunan, mulai dari lantai satu hingga atap. Pemasangan dinding, instalasi listrik, dan sistem pendukung lainnya belum dapat dilakukan karena keterbatasan anggaran,” ujarnya, Senin (6/10/2025).
Diah menjelaskan, pembangunan dinding dan pelapis luar memang belum dilakukan untuk menghindari potensi kerusakan akibat cuaca lembap. Ia menyebut anggaran tahun ini baru mencakup sebagian kecil dari total kebutuhan proyek.
“Prioritas kami sekarang adalah menyelesaikan bagian utama dulu, seperti lantai, kolom, dan atap. Pekerjaan lainnya seperti jendela, pintu, hingga kelistrikan akan dilakukan setelah anggaran tambahan tersedia,” jelasnya.
Proyek pembangunan MPP Berau dimulai sejak 17 Juli 2025 dan dijadwalkan berlangsung hingga 31 Desember 2025 dengan masa pengerjaan 168 hari kalender.
Meskipun begitu, gedung ini diproyeksikan baru bisa difungsikan secara penuh pada tahun 2027, tergantung pada kesiapan anggaran lanjutan.
Diah membeberkan bahwa gedung MPP akan terdiri atas tiga lantai dengan fungsi yang berbeda.
Lantai pertama dan kedua akan digunakan untuk ruang tenant pelayanan publik seperti perizinan, perbankan, hingga layanan lainnya.
Sementara lantai ketiga dirancang sebagai ruang kantor dan administrasi internal.
Diah optimistis kehadiran MPP baru ini akan menjadi tonggak baru dalam peningkatan pelayanan publik di Berau.
Ia berharap dukungan anggaran dari pemerintah daerah dapat segera terealisasi agar proses pembangunan bisa berlanjut tanpa hambatan.
“Beberapa layanan yang sebelumnya ada di MPP lama akan dipindahkan ke sini dengan jumlah tenant yang lebih banyak dan fasilitas lebih memadai,” tutupnya. (Redaksi)
















