Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat
“Penyelaman juga sudah dilakukan oleh tim BPBD dan Basarnas, namun posisi kapal yang berada di kedalaman sekitar 46 meter membuat proses pencarian belum membuahkan hasil”
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Upaya pencarian terhadap awak kapal KM Mina Maritim 148 yang tenggelam di perairan Talisayan, Kabupaten Berau, masih terus dilakukan hingga Rabu (29/10/2025).
Dari 14 orang yang berada di atas kapal, 8 orang berhasil ditemukan selamat, sementara 6 lainnya masih dinyatakan hilang.
Namun kabar terakhir, 1 orang berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, menjelaskan laporan kejadian baru diterima BPBD Berau pada pukul 10.45 Wita pada Minggu (26/10/2025).
“Begitu laporan masuk, tim gabungan langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan penyelamatan,” ungkap Nofian.
Hingga pencarian hari ketiga pada Selasa (28/10/2025) pukul 07.30–18.00 Wita, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI AL, Polsek Talisayan, Polairud, dan nelayan setempat telah melakukan penyisiran di permukaan air menuju arah selatan dari titik koordinat tenggelamnya kapal.
Namun, hasilnya masih nihil.
“Penyelaman juga sudah dilakukan oleh tim BPBD dan Basarnas, namun posisi kapal yang berada di kedalaman sekitar 46 meter membuat proses pencarian belum membuahkan hasil,” jelasnya.
Dari data yang dihimpun, enam awak kapal yang masih dalam pencarian antara lain Kaharuddin (juragan kapal), Irwan (bagian mesin), Rizal (ABK), Saharuddin (ABK), Basri (ABK), dan Sumailah (koki).
Posisi tenggelamnya kapal berada pada koordinat 1°46.472’ N dan 118°27.514’ E di perairan Talisayan.
“Setelah pencarian hingga pukul 18.00 Wita hari Selasa belum ditemukan tanda-tanda korban, maka operasi pencarian kami lanjutkan esok hari,” terang Nofian.
Pencarian hari keempat pada Rabu (29/10/2025) akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya satu korban meninggal dunia setelah 76 jam sejak kapal dilaporkan tenggelam.
Namun, lima korban lainnya masih belum ditemukan.
“Pagi ini, satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkapnya, Rabu (29/10/2025)
Nofian mengatakan, tim gabungan di lapangan terus melakukan pencarian menggunakan dua unit mobil BPBD, satu unit mobil Basarnas, satu speed boat Basarnas, serta tiga kapal nelayan lokal.
Operasi pencarian akan terus dan berharap seluruh korban berhasil ditemukan.
“Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas dan unsur seluruh unsur tim di lapangan untuk memperluas area pencarian. Semoga seluruh korban segera ditemukan,” harapnya. (Redaksi)




























