Peringati Hari Lingkungan Hidup, Bupati Berau Sikat ‘Wajah’ Tepian Ahmad Yani

banner 400x130

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas

“Sampah bukan hanya urusan petugas, ini tanggung kita semua. Bersama kita manfaatkan 23 unit bank sampah yang tersedia.”

banner 400x130

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, memimpin aksi bersih-bersih di kawasan Tepian Ahmad Yani, Tanjung Redeb, pada Jumat (10/7/2025). Kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di ruang-ruang publik yang menjadi pusat aktivitas warga.

Bupati Sri Juniarsih menuturkan bahwa Tepian Ahmad Yani dipilih sebagai lokasi utama kegiatan karena kawasan tersebut merupakan salah satu ikon kota yang ramai dikunjungi masyarakat serta menjadi pusat kegiatan ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Lokasi ini merupakan ruang publik di mana tidak sedikit perputaran roda ekonomi terjadi setiap hari. Jadi mari jaga wajah kota dengan ikut menjaga kebersihan dan merawat fasilitas lainnya,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam pengelolaan sampah, khususnya di tingkat rumah tangga. Menurutnya, pengurangan volume sampah tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan, tetapi harus dimulai dari kebiasaan warga dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

“Kesadaran terhadap pengelolaan sampah harus ditumbuhkan bersama. Di level rumah tangga bisa dimulai dengan memanfaatkan kembali barang yang masih layak digunakan,” tambahnya.

Ia memaparkan berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau, jumlah timbulan sampah di daerah tersebut pada 2024 tercatat mencapai 54.568,41 ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 67,67% berhasil terkelola, sedangkan 32,33% lainnya masih belum tertangani.

Untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih sistematis, Pemerintah Kabupaten Berau saat ini telah memiliki 23 unit bank sampah yang tersebar di berbagai wilayah. Pemerintah juga terus mengampanyekan pemisahan jenis sampah organik dan non-organik agar proses daur ulang dapat berjalan lebih optimal.

“Sampah bukan hanya urusan petugas, ini tanggung kita semua. Bersama kita manfaatkan 23 unit bank sampah yang tersedia,” tutup Sri Juniarsih. (Redaksi/Git)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *