Ella Abidinsyah: Dari Cinta Alam, Hadirlah Coconut Garden Mangurai untuk Masyarakat Berau

banner 400x130

Ella Abidinsyah, Owner Coconut Garden Mengurai

“Alasan awalnya karena kami suka alam. Lahan ini tadinya direncanakan untuk sawit, tapi saya dan suami berpikir lebih baik dijadikan wisata alam yang bisa berdampingan dengan lingkungan sekitar”

banner 400x130

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Taman Wisata Coconut Garden Mangurai (CGM) kini menjelma sebagai salah satu destinasi favorit masyarakat Berau.

Berada di atas lahan seluas 700 hektar, wisata alam dengan konsep menyatu dengan alam ini terus menghadirkan wahana baru setiap enam bulan sekali.

“Alasan awalnya karena kami suka alam. Lahan ini tadinya direncanakan untuk sawit, tapi saya dan suami berpikir lebih baik dijadikan wisata alam yang bisa berdampingan dengan lingkungan sekitar. Apalagi kami melihat peluang di sektor pariwisata di dekat perkotaan juga masih kurang ,” tutur Ella Abidinsyah, owner CGM.

Destinasi yang berlokasi di Mangurai, Berau ini tak hanya menonjolkan panorama hijau dan udara sejuk, tetapi juga menawarkan konsep rekreasi keluarga.

Dalam waktu dekat, pihak pengelola berencana menambah fasilitas berupa villa untuk penginapan serta aula untuk berbagai acara dan pertemuan.

Antusiasme pengunjung pun sangat tinggi. Menurut Ella, di akhir pekan jumlah kunjungan wisatawan bisa mencapai 3.000 orang per hari.

Hal itulah yang mendasari Ella untuk terus menghadirkan inovasibaru agar pengunjung tidak bosan dan selalu punya alasan untuk kembali.

Selain aspek rekreasi, Ella menekankan bahwa CGM juga siap menerima adanya kolaborasi baik dari pemerintah, swasta maupun komunitas untuk mengadakan event di tempat mereka.

“Kami ingin tempat ini bukan hanya soal hiburan, tapi juga wadah kebersamaan dan membantu antar sesama. Karena jika ada event besar, secara langsung banyak pengunjung untuk menginap dan ekonomi bisa berjalan” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada kendala besar yang perlu diperhatikan, terutama akses jalan menuju lokasi wisata.

Harapannya pemerintah bisa membantu peningkatan jalan masuk sepanjang kurang lebih 5 kilometer, agar wisatawan lebih nyaman saat berkunjung.

Menariknya, Coconut Garden kini juga telah memiliki cabang di Cianjur dengan nama Coconut Farm Garden Cianjur.

Namun, Ella menegaskan bahwa pusat utama pengembangan tetap berada di Mangurai, Berau, yang memiliki lahan paling luas dan potensi terbesar untuk berkembang menjadi ikon wisata alam unggulan daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau, Ilyas Natsir, memberikan apresiasi terhadap kehadiran Coconut Garden Mangurai (CGM) sebagai salah satu destinasi wisata baru yang potensial mendorong pertumbuhan sektor pariwisata daerah.

“Ini adalah salah satu destinasi yang sangat kami dukung. Coconut Garden Mangurai menunjukkan bahwa pengembangan wisata berbasis alam bisa dilakukan tanpa merusak lingkungan, bahkan justru memperkuat kesadaran konservasi,” ujar Ilyas.

Tidak hanya itu, taman seluas lebih dari 700 hektare dengan berbagai aktivitas outdoor tersebut dilengkapi dengan pendampingan dari tim profesional demi menjaga keselamatan pengunjung.

Ilyas menilai, potensi CGM sangat besar dalam mendukung visi pengembangan pariwisata daerah yang berkelanjutan.

Rencana pengelola untuk membangun vila, menambah wahana, dan mengembangkan program edukasi sekolah turut mendapat dukungan dari pihak pemerintah.

“Semakin banyak masyarakat yang memilih berwisata di daerah sendiri, maka roda ekonomi lokal juga akan bergerak lebih cepat,” tutupnya. (Redaksi/Git)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Media Satya News