MEDIASATYA.CO.ID — Indonesia dinobatkan sebagai negara paling berkembang di dunia berdasarkan hasil studi terbaru yang dirilis Universitas Harvard.
Dalam laporan bertajuk Global Flourishing Study, Indonesia meraih skor tertinggi yakni 8,3, mengungguli negara-negara maju seperti Israel (7,87), Amerika Serikat (7,2), hingga Jepang (5,89).
Penelitian ini melibatkan lebih dari 203 ribu responden dari 22 negara, dengan fokus menilai flourishing atau perkembangan manusia dari berbagai dimensi, tak hanya soal kekayaan atau kesehatan fisik.
“Berkembang itu multidimensi, dan berbagai negara berkembang dengan cara yang berbeda,” tulis tim peneliti dalam laporan tersebut, dikutip dari Daily Mail.
Bukan Soal Uang: Makna Hidup dan Hubungan Sosial Jadi Kunci
Temuan menarik dalam studi ini adalah bahwa negara-negara maju ternyata tidak selalu lebih ‘berkembang’ secara manusiawi.
Meski unggul dalam aspek keamanan finansial, negara seperti Jepang, Inggris, dan AS justru mencatat skor rendah dalam indikator makna hidup, hubungan sosial, dan karakter pro-sosial.
Sebaliknya, Indonesia dianggap unggul dalam dua faktor penting: kekuatan hubungan sosial dan karakter masyarakat yang pro-sosial. Kedua aspek ini dinilai sangat berpengaruh dalam menciptakan kualitas hidup dan komunitas yang sehat.
“Banyak negara maju mencatat skor tinggi dalam hal finansial, namun rendah dalam aspek makna hidup, relasi sosial, dan karakter pro-sosial,” tulis peneliti.
Jepang & Inggris: Kaya Tapi Kesepian
Laporan ini juga mengungkap sisi kelam dari masyarakat negara maju. Jepang, misalnya, meskipun dikenal sebagai negara kaya dengan usia harapan hidup yang tinggi, hanya meraih skor 5,89—terendah di antara negara peserta studi.
Fakta mengejutkan lainnya, sebagian besar responden asal Jepang menjawab “tidak” ketika ditanya apakah mereka memiliki teman dekat. Negara lain dengan skor relatif rendah termasuk Turki (6,32), Inggris (6,79), India (6,87), dan Spanyol (6,9).
Peringkat Lengkap: Siapa Unggul, Siapa Tertinggal?
Berikut beberapa peringkat tertinggi dalam studi:
Indonesia – 8,3
Israel – 7,87
Filipina – 7,71
Meksiko – 7,64
Polandia – 7,55
Sementara negara-negara seperti Amerika Serikat hanya menempati posisi ke-12, dan Inggris merosot ke peringkat 20 dari 22 negara yang diteliti. (Redaksi)




























