Dua Paslon Gubernur Kaltim, Saling Rebut Pemilih Muda.

banner 400x130

Samarinda, Mediasatya.com- Pengamat Politik Universitas Mulawarman, Iman Surya melihat dua pasangan calon (Paslon) Gubernur Kalimantan Timur, Isran-Hadi dan Rudy-Seno, Saling Rebut Pemilih Muda.

Menurut Iman, Dari visi dan misi, pasangan Isran-Hadi mengusung kelanjutan Kaltim Berdaulat Jilid 2. Dirinya menganggap petahana tersebut, berkomitmen melanjutkan pembangunan yang telah ia rintis sebelumnya dengan berbagai revisi dan aksi perubahan.

banner 400x130

Lalu di sisi lain, Harum-Seno, yang mengusung slogan “Generasi Emas untuk Kaltim Bersinar,” berfokus pada pemberdayaan pemuda dengan berupaya menunjukkan bahwa anak muda dapat berhasil seperti dirinya dengan kebijakan yang pro-pemuda.

“Saya melihat bahwa, anak muda yang hari ini menjadi generasi penerus demokrasi di Indonesia, harus mendapatkan atensi luar biasa,” ucap Iman.

Sehingganya pemilih muda menjadi target utama kedua pasangan, mengingat mereka adalah kelompok pemilih produktif yang dapat dipengaruhi oleh berbagai model kampanye, termasuk pendekatan melalui media sosial.

Rudy Mas’ud, yang juga sebagai seorang pengusaha muda, diyakini akan memanfaatkan pengalamannya untuk mendorong kebijakan yang memberdayakan pemuda di Kaltim, terutama dengan pendekatan kewirausahaan.

“Rudy Mas’ud ingin mendekatkan dirinya kepada pemuda dalam pendekatan enterpreneur dalam pembangunan Kaltim kedepan terlepas dari politik. Karena Rudy ini adalah pengusaha dan sekarang menjadi ketua partai, tentunya itu yang menjadi semangatnya,” jelasnya.

Pendekatan kreatif menjadi salah satu strategi penting dalam Pilkada ini. Isran, misalnya, telah mengundang kreator konten muda untuk beramah tamah, sebagai bagian dari upayanya mendekati pemilih muda melalui teknologi dan media sosial.

Rudy Mas’ud, yang pernah menjadi anggota DPR RI, juga diyakini akan menggunakan strategi serupa untuk menarik perhatian pemuda.

“Menurut teori dari Alvin Toffler, manusia itu kan dibagi ke dalam tiga fase. Fase pada hari ini, yaitu fase teknologi adalah fase terakhir. Siapa yang bisa menguasai teknologi dialah pemenangnya,” jelas Iman.

Pilkada Kaltim 2024 ini diperkirakan akan berlangsung ketat dengan kedua pasangan memiliki visi dan misi yang sama-sama kuat.

Ndra/rdk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *