Berau Bidik Gelar Pahlawan Nasional untuk Raja Alam, Seminar Akademik Jadi Pijakan Awal

banner 400x130

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau mulai serius melangkah untuk mencatatkan nama tokoh besar Bumi Batiwakkal, Raja Alam, dalam deretan Pahlawan Nasional. Langkah ini diawali dengan digelarnya Seminar Akademisi oleh Dinas Sosial Berau pada Kamis (18/12/2025).

Kepala Dinas Sosial Berau, Iswahyudi, menegaskan bahwa seminar ini memiliki target strategis untuk menyatukan visi seluruh pemangku kepentingan.

banner 400x130

Menurutnya, penobatan Raja Alam sebagai pahlawan nasional bukan sekadar formalitas, melainkan menyangkut marwah dan kebanggaan masyarakat Berau.

“Kami ingin menghasilkan kesepakatan bersama untuk memperjuangkan pahlawan daerah dari Kabupaten Berau menjadi Pahlawan Nasional,” ujar Iswahyudi.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang hadir dalam agenda tersebut menekankan bahwa pengusulan gelar pahlawan nasional membutuhkan landasan yang kuat. Sl

Salah satu syarat mutlak adalah adanya dokumen sejarah yang valid dalam bentuk karya ilmiah maupun buku biografi.

Raja Alam dikenal sebagai pemimpin yang gigih dan berani dalam menentang penjajahan Belanda di tanah Berau pada abad ke-19.

Semangat pantang menyerah inilah yang ingin diabadikan oleh pemerintah daerah.

“Target kami adalah menghasilkan informasi sejarah Raja Alam yang komprehensif sebagai penunjang utama pengusulan gelar tersebut. Masyarakat perlu meneladani sikap kepemimpinan dan keberanian beliau,” tuturnya.

Nama Raja Alam sebenarnya sudah tidak asing dalam catatan sejarah perjuangan Kalimantan.

Sejak 20 Januari 1978, nama beliau telah diabadikan sebagai nama satuan militer, yakni Batalyon Infanteri (Yonif) 613/Raja Alam yang bermarkas di Tarakan.

Selain itu, berdasarkan surat Pangdam VI/Tanjungpura tahun 1993, Raja Alam juga telah ditetapkan sebagai Pahlawan Sambaliung dengan motto perjuangan “Setia dan Pantang Menyerah dalam Pertempuran.”

Diharapkan muncul rekomendasi akademis yang mendalam untuk melengkapi berkas administrasi ke tingkat pusat.

Pemerintah Kabupaten Berau optimis, dengan dukungan data sejarah yang kuat, jasa-jasa Raja Alam akan segera mendapat pengakuan di level nasional.

“Semoga hasil seminar ini menjadi pijakan kuat dalam proses pengusulan selanjutnya,” pungkas Bupati. (Redaksi)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *