Turis Lokal Ngeluh Bontang Kuala Gelap, Pemkot Anggarkan Rp6 Miliar Tambah Fasilitas

Foto : Kondisi pelataran Bontang Kuala yang minim penerangan dan masih memanfaatkan lampu pedagang (kanan) Kabid Pariwisata Dispoparekraf Kota Bontang, Muhammad Ihsan

Warga Bontang, Juan (18)

“Lampu perlu ditambah supaya kita nongkrong bisa nyaman dan nggak gelap-gelapan, ada tenda dan kursi pasti lebih baik. Jadi, kita bisa berteduh juga,”

MEDIASATYA.COM – Minimnya penerangan dan fasilitas penunjang di pelataran Bontang Kuala (Beka) dikeluhkan pengunjung lokal.

Berdasarkan pengamatan wartawan, penerangan di pelataran Beka masih mengandalkan lampu milik pedagang, yang menggunakan genset sebagai sumber listrik.

Namun hal tersebut tak menghalangi antusias pengunjung mendatangi fasilitas yang telah selesai diperbaiki pada bulan Desember 2024 lalu

Salah satu pengunjung, Juan (18) ia menyoroti masih minimnya fasilitas pendukung, terutama penerangan di area tersebut.

Selain itu, ia juga berharap adanya kursi dan tenda sebagai fasilitas penunjang agar pengunjung merasa lebih nyaman.

“Lampu perlu ditambah supaya kita nongkrong bisa nyaman dan nggak gelap-gelapan, ada tenda dan kursi pasti lebih baik. Jadi, kita bisa berteduh juga,” ujarnya.

Meski masih banyak fasilitas yang kurang dirinya senang karena pelataran yang diperbaiki oleh pemerintah kini lebih bagus dan luas.

Menurutnya fasilitas tersebut bisa jadi tempat alternatif bagi anak muda untuk berkumpul.

“Senang sih ini dah termasuk bagus, cuman semoga dari pemkot cepat membangun fasilitas lanjutannya,” ungkapnya.

Mengonfirmasi hal tersebut Kepala Dispoparekraf, Rafidah Melalui Kabid Pariwisata, Muhammad Ihsan, mengatkan, Pemkot Bontang akan merencanakan pembangunan lanjutan pada anggaran murni 2025.

Pemkot akan menyiapkan anggaran sekitar Rp6 Miliar. Target pembangunan fasilitas pendukung yaitu yaitu panggung, tempat berjualan, mushola dan wc umum.

“Paling cepat bulan April. Kalau kebutuhan anggaran kisaran Rp6 miliar lebih,” jelasnya saat ditemui, Selasa (21/1/2025)

Nantinya, pihaknya akan membuat skema dengan menata ruang tersendiri bagi para penjual dengan fasilitas tambahan, meja dan kursi.

Lalu area panggung akan di berikan ruang sekitar 75 meter guna memberikan ruang ketika ada penyelenggaraan event.

“Termasuk area parkir kita maksimal penantaannya, jadi tidak ada lagi yang parkir ditengah Pelataran,” pungkasnya. (Kur/Redaksi)

Satya Media Creative

Recent Posts

Respons Abdulloh Soal Isu Gaji Pekerja RDMP Balikpapan: Proyek Besar Tak Boleh Abaikan Hak Buruh

MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…

1 bulan ago

Perjuangan Abdulloh Kawal Pembangunan Bank Darah RSUD Kanujoso Balikpapan: Kesehatan Warga Utama

MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…

1 bulan ago

Denyut Kesenian di Bontang: 10 Teater Pelajar Kaltim dan Perayaan Proses Bernama AKSARA

MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…

2 bulan ago

Pesepeda Ramaikan Jalan Berau Lewat Abissia Bike Gelar Berau Night Ride

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…

2 bulan ago

DPRD Kaltim Sidak Tambang Singlurus, Abdulloh: Pastikan Hak Warga Samboja Tak Hilang

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…

2 bulan ago

KPK Panggil Aura Kasih? Telusuri Dana Non-Budgeter Kasus Korupsi yang Seret Ridwan Kamil

MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…

3 bulan ago