Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh
“Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan masyarakat. Justru harus memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,”
MEDIASATYA.CO.ID – Senin (2/2/2026), deru alat berat tambang batubara PT Singlurus Pratama tak hanya disambut debu dan suara mesin, tetapi juga langkah tegas para wakil rakyat.
Di antara mereka, sosok Abdulloh tampak paling menyita perhatian.
Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur itu memimpin langsung inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi tambang.
Keluhan yang selama ini hanya bergaung di dapur-dapur rumah warga Samboja akhirnya menemukan pintu keluar.
Mengenakan kemeja putih, Abdulloh merespons laporan masyarakat terkait persoalan ganti rugi lahan serta dampak lingkungan yang selama ini mereka rasakan.
Sidak tersebut mempertemukan warga terdampak dengan pihak perusahaan, dalam suasana yang sarat harap sekaligus tuntutan keadilan.
Abdulloh menegaskan bahwa kehadiran DPRD Kaltim bukan sekadar formalitas.
Ia menyampaikan bahwa aktivitas pertambangan, sebagai usaha yang memanfaatkan sumber daya alam, wajib memberi manfaat dan tidak boleh merugikan masyarakat sekitar.
Menurutnya, negara, melalui wakil rakyat harus hadir ketika hak warga terancam.
“Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan masyarakat. Justru harus memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” ujar Abdulloh, menegaskan sikap Komisi III DPRD Kaltim yang akan mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.
Komitmen itu bukan hal baru bagi Abdulloh. Politisi yang dikenal luas sebagai caleg dengan perolehan suara tertinggi DPRD Kaltim dari Dapil Balikpapan ini selama bertahun-tahun membangun reputasi sebagai pembela rakyat kecil.
Namanya kerap muncul dalam berbagai advokasi persoalan masyarakat, mulai dari konflik lahan, lingkungan, hingga akses keadilan sosial.
Tak heran, Abdulloh kini disebut-sebut masuk bursa calon wali kota terkuat Kota Balikpapan, Kaltim.
Basis dukungan yang solid, rekam jejak elektoral yang impresif, serta keberpihakan nyata kepada masyarakat akar rumput menjadikannya figur yang diperhitungkan dalam peta politik lokal.
Dalam sidak di Samboja, DPRD Kaltim menegaskan akan terus mengawal penyelesaian hak-hak masyarakat, sekaligus memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai regulasi.
Lembaga legislatif daerah itu juga mendorong keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan, dua hal yang kerap bertabrakan di wilayah kaya sumber daya seperti Kalimantan Timur.
Bagi warga Samboja, sidak ini bukan sekadar kunjungan. Ia menjadi simbol bahwa suara mereka akhirnya didengar.
Dan bagi Abdulloh, ini adalah lanjutan dari jalan panjang perjuangannya: memastikan pembangunan tidak melupakan manusia yang hidup di sekitarnya. (Redaksi)
MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…
MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…
MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…
MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Dewan Pengupahan Kabupaten Berau telah menyepakati penyesuaian Upah Minimum Kabupaten (UMK) untuk…