Kaltim, Mediasatya.com – Kembali menjadi sorotan publik menjelang Pilgub 2024, dengan kandidat nomor urut 2, Rudy Mas’ud, yang berasal dari Partai Golkar. Perhatian utama kali ini tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang menyebutkan bahwa Rudy memiliki utang pribadi sebesar Rp 137 miliar. Informasi ini memicu beragam reaksi di kalangan masyarakat dan aktivis.
Rudy Mas’ud yang menanggapi isu tersebut pada, Sabtu (19/10/2024) dengan menjelaskan bahwa sebagai pengusaha, memiliki utang dalam jumlah besar adalah hal yang lumrah. Menurutnya, utang tersebut tidak menjadi masalah selama didukung oleh aset yang lebih besar.
“Saya seorang pengusaha. Memiliki utang adalah hal yang wajar, apalagi jika aset yang dimiliki jauh melebihi nilai utang itu sendiri,” jelas Rudy.
Rudy juga mengungkapkan bahwa jumlah utang Rp 137 miliar yang tercatat dalam LHKPN tidak sebanding dengan total aset bisnis yang ia kelola. Sebagai contoh, ia menyebutkan bahwa satu unit kapal yang dimilikinya saja bisa bernilai lebih dari Rp 600 miliar. Dirinya menunjukkan bahwa keuangannya tetap dalam kondisi baik.
Politikus partai Golkar itu juga menyebutkan bahwa dirinya terbuka dengan harta kekayaannya. Dirinya menganggap apabila ada seorang pengusaha tidak memiliki utang, maka hal tersebut yang patut di pertanyakan.
Penulis : Iko




























