Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman
“Kita ingin mempelajari bagaimana mekanisme yang dijalani untuk melayani pelaku UMKM di Berau. Bukan sekadar pengadaan alat, tapi juga edukasi dan strategi pemasaran digital.”
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Dukungan pemerintah daerah terhadap sektor ekonomi kreatif dan UMKM mendapat apresiasi dari kalangan legislatif.
Anggota Komisi III DPRD Berau, Sakirman, menyampaikan bahwa geliat UMKM di Kabupaten Berau menunjukkan perkembangan positif, berkat dukungan program penataan dan bantuan pemerintah.
Sakirman menyoroti penataan lokasi UMKM yang kini mulai tertata rapi di sepanjang Jalan Pulau Derawan hingga Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb.
Menurutnya, hal ini menjadi bukti konkret perhatian pemerintah terhadap para pelaku UMKM lokal.
“Penataan ini memberikan ruang yang lebih terfokus bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan menjangkau masyarakat luas,” ujarnya.
Selain di wilayah kota, Sakirman juga mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap UMKM di kawasan perkampungan.
Ia mencontohkan pengolahan ikan mentah menjadi amplang di Kampung Gurimbang, Sambaliung, dan Tanjung Batu, Kecamatan Kepulauan Derawan.
“Produk mentah dari nelayan dan pertanian itu tidak dibiarkan mentah begitu saja, tapi diolah oleh UMKM dan dipasarkan, ini menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.
Namun begitu, ia menekankan bahwa perhatian terhadap kualitas produk dan kemasan saja tidak cukup.
Menurutnya, pelaku UMKM di Berau juga perlu mulai beradaptasi dengan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar.
“Itu tugas bersama yang perlu kita tingkatkan, baik oleh Diskoperindag maupun pihak-pihak yang berkecimpung di dalamnya, termasuk kerja sama dengan pihak ketiga,” katanya.
Melalui kunjungan kerjanya ke Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu, Sakirman juga terinspirasi untuk mengusulkan sebuah wadah edukasi gratis bagi pelaku UMKM di Berau.
“Saya berusaha menerapkan itu di Berau, tinggal cari tahu polanya seperti apa? Karena kalau terkait pengadaan peralatan saya rasa tidak terlalu bermasalah,” imbuhnya.
Ia menekankan bahwa yang terpenting bukan hanya memberi bantuan alat, tetapi mendampingi pelaku usaha kecil untuk memahami mekanisme usaha, tata kelola, hingga strategi digitalisasi yang tepat guna.
“Yang paling penting adalah mempelajari bagaimana membantu pelaku UMKM untuk terus berkembang dengan sistem yang efisien dan berkelanjutan,” tutup Sakirman. (Redaksi)
















