Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi
“Anak-anak berkebutuhan khusus juga punya hak untuk sekolah.”
MEDIASATYA.CO, BERAU – Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, meminta Pemerintah Kabupaten Berau untuk lebih memperhatikan pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak penyandang disabilitas.
Pasalnya, hingga saat ini, Berau hanya memiliki satu Sekolah Luar Biasa (SLB), yang terletak di Kecamatan Tanjung Redeb.
Menurut Frans, keterbatasan tersebut menjadi beban tersendiri bagi para orang tua dari kecamatan lain yang harus pindah atau tinggal sementara di kota hanya demi mendampingi anak mereka mengenyam pendidikan.
“Banyak orang tua dari daerah lain yang harus rela tinggal di kota (Tanjung Redeb, Red) untuk mendampingi anaknya sekolah di situ,” ungkapnya, Senin (27/5/2025).
Ia mendorong pemerintah daerah agar segera menyusun rencana untuk menghadirkan SLB di wilayah lain, terutama di kecamatan-kecamatan yang memiliki jumlah anak berkebutuhan khusus cukup signifikan.
“Pemerintah daerah harus bisa memfasilitasi adanya SLB untuk menjangkau mereka yang jauh dari kota (Tanjung Redeb, Red),” harapnya.
Frans juga menegaskan bahwa Komisi I DPRD Berau akan segera membahas persoalan ini dalam waktu dekat, sebagai bentuk komitmen terhadap pemenuhan hak pendidikan yang inklusif dan merata.
“Kami dari Komisi I akan membahas hal ini. Karena anak-anak berkebutuhan khusus juga punya hak untuk sekolah,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur umum, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan inklusif agar tidak ada lagi anak-anak yang tertinggal hanya karena kondisi fisik dan lokasi geografis. (GIT/ADV)
















