Berita Terbaru

SPBUN Maratua Jawab Keluhan Susah Dapat BBM, Cek Respons DPRD Berau

Anggota DPRD Berau, Sutami

“Selama ini nelayan sering mengeluh karena BBM sulit didapat, dan kalaupun ada, harganya jauh di atas harga normal. SPBUN ini benar-benar menjadi solusi yang ditunggu masyarakat”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Anggota DPRD Kabupaten Berau, Sutami, memberikan apresiasi atas beroperasinya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBUN) di Pulau Maratua yang diresmikan oleh Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

Kehadiran fasilitas ini disebut merupakan langkah konkret pemerintah dan BUMN energi dalam mengatasi masalah kelangkaan serta tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah pesisir.

“Selama ini nelayan sering mengeluh karena BBM sulit didapat, dan kalaupun ada, harganya jauh di atas harga normal. SPBUN ini benar-benar menjadi solusi yang ditunggu masyarakat,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Ia menilai, keberadaan SPBUN di Maratua menjadi jawaban atas persoalan distribusi energi yang selama ini terkendala jarak dan biaya transportasi tinggi.

Langkah Pertamina ini menurutnya sejalan dengan dorongan DPRD Berau agar pemerintah memperkuat pemerataan energi hingga wilayah terluar.

“Ini bentuk perhatian nyata dari pemerintah dan Pertamina terhadap masyarakat kepulauan. Selama ini, distribusi BBM sering tidak merata dan memberatkan nelayan kecil,” imbuhnya.

Polisitisi Gerindra iru menilai kehadiran SPBUN juga mencerminkan komitmen pemerintah pusat dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan, khususnya di daerah terpencil.

“Ini adalah bukti bahwa pemerintah pusat benar-benar hadir untuk masyarakat. Langkah ini sejalan dengan visi pemerataan ekonomi di wilayah pesisir,” tegasnya.

Ia berharap, keberadaan SPBUN tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi terus beroperasi secara berkelanjutan dengan pasokan yang stabil.

“Jangan hanya ramai di awal peresmian. Pemerintah daerah dan Pertamina harus memastikan stok tersedia dan distribusinya tepat sasaran, terutama bagi nelayan,” ucapnya.

Sutami juga mendorong agar program serupa diperluas ke wilayah pesisir lainnya seperti Derawan, Tanjung Batu, dan Biduk-Biduk, yang masih menghadapi kendala akses energi.

“Maratua bisa jadi contoh. Tapi kita masih punya banyak wilayah pesisir yang juga butuh perhatian serupa. DPRD akan mengawal agar program seperti ini tidak berhenti di satu titik saja,” tutupnya. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Respons Abdulloh Soal Isu Gaji Pekerja RDMP Balikpapan: Proyek Besar Tak Boleh Abaikan Hak Buruh

MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…

3 minggu ago

Perjuangan Abdulloh Kawal Pembangunan Bank Darah RSUD Kanujoso Balikpapan: Kesehatan Warga Utama

MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…

3 minggu ago

Denyut Kesenian di Bontang: 10 Teater Pelajar Kaltim dan Perayaan Proses Bernama AKSARA

MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…

1 bulan ago

Pesepeda Ramaikan Jalan Berau Lewat Abissia Bike Gelar Berau Night Ride

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…

1 bulan ago

DPRD Kaltim Sidak Tambang Singlurus, Abdulloh: Pastikan Hak Warga Samboja Tak Hilang

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…

1 bulan ago

KPK Panggil Aura Kasih? Telusuri Dana Non-Budgeter Kasus Korupsi yang Seret Ridwan Kamil

MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…

3 bulan ago