Soal Aksi Mahasiswa STIPER, Ketua DPRD Berau: RDP Tetap Digelar Sesuai Aturan

banner 400x130

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto

“Terserah mahasiswa mau berpikir saya seperti apa, yang jelas DPRD bekerja sesuai aturan. RDP akan tetap kita jadwalkan.”

banner 400x130

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Aksi demonstrasi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Berau yang digelar di depan Gedung DPRD Kabupaten Berau, Senin (19/5/2025), sempat berlangsung tegang.

Massa aksi menyuarakan penolakan terhadap rencana penggabungan kampus mereka dengan Universitas Muhammadiyah Berau (UMB).

Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, memberikan klarifikasi usai menemui para mahasiswa.

Ia menegaskan bahwa DPRD tidak menolak aspirasi mahasiswa, namun penjadwalan Rapat Dengar Pendapat (RDP) belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena padatnya agenda dewan.

“Kita sudah minta perwakilan mahasiswa untuk berdiskusi terlebih dahulu agar dewan mengetahui pokok permasalahan. RDP akan kita jadwalkan di awal bulan depan,” ujar pria yang akrab disapa Dedet.

Dedet juga menjelaskan bahwa seluruh agenda selama bulan Mei sudah tersusun, sehingga tidak memungkinkan untuk merombak jadwal secara mendadak.

Ia bahkan sempat tersulut emosi saat beberapa mahasiswa mendesak agar RDP segera digelar tanpa mengikuti prosedur.

“Forum RDP tidak bisa dilangsungkan begitu saja, ada aturannya. Kami tidak menghalangi, contohnya kasus buruh kemarin kita berdiskusi dulu baru dijadwalkan,” tegasnya.

DPRD Berau, lanjut Dedet, tetap berkomitmen untuk memfasilitasi RDP dengan mahasiswa terkait polemik penggabungan STIPER dengan UMB. Ia memastikan agenda tersebut akan dilaksanakan pada awal Juni.

Sebagai informasi, aksi mahasiswa sebelumnya dilakukan di halaman Kantor Bupati Berau sebelum akhirnya bergeser ke depan Gedung DPRD Berau.

Dalam orasinya, mereka menyuarakan penolakan terhadap merger kampus dan mendesak kejelasan sikap dari pemerintah daerah serta DPRD. (GIT/ADV)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *