Kaltara, Mediasatya – Warga Desa Antutan yang tergabung dalam kelompok tani kakao, baru-baru ini menerima bantuan berupa mesin press lemak kakao dan tempering. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dan stakeholder dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah tersebut.
Bantuan diinisiasi dan difasilitasi Yayasan Tanah Seribu Universitas Kaltara, yang disaksikan langsung oleh Disperindagkop Kabupaten bulungan dan Kepala LPPM (Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat) Unikaltara sekaligus membuka acara Pelatihan Pengolahan Aneka Makanan dari coklat.
Dalam kesempatan ini, Kepala Pemerintahan Desa Antutan, Aminudin, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Yayasan Tanah Seribu Universitas Kaltara, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop) Kabupaten Bulungan, serta NGO Sawit Watch yang diwakili oleh Direktur Riyan Mahendra, yang turut hadir pada acara penyaluran bantuan. Acara tersebut berlangsung pada hari Sabtu, 28 September 2024, di Aula Kantor Desa Antutan.
Dengan adanya mesin ini, diharapkan kelompok wanita petani kakao Desa Antutan dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas produk kakao mereka, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan dapat meningkatkan kualitas produk kakao yang dihasilkan. Dengan adanya mesin press lemak kakao dan tempering, para petani kini dapat memproduksi cokelat berkualitas tinggi yang siap bersaing di pasar nasional maupun internasional, apalagi permintaan biji kakao dari luar negeri semakin meningkat.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan dukungan teknis, tetapi juga membuka peluang bagi petani untuk mengembangkan usaha mereka. Dengan pelatihan dan pendampingan yang tepat, diharapkan mereka dapat memahami proses produksi yang lebih baik, mulai dari pengolahan biji kakao hingga pemasaran produk akhir,” kata Dr. DIdi Adriansyah, S.T.P., M.M ( Ketua LPPM Kaltara).
Selain itu, produk kakao dari Desa Antutan diharapkan dapat menarik perhatian konsumen di luar daerah, sehingga meningkatkan pendapatan petani dan perekonomian lokal.
“Dengan dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak, kami optimis bahwa produk kakao dari desa ini akan dikenal luas dan menjadi salah satu komoditas unggulan di pasar nasional,” kata Aminudin .
Kami mengajak semua pihak untuk mendukung dan mempromosikan produk kakao dari Desa Antutan, agar usaha ini dapat berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat. Mari kita bersama-sama membangun ekonomi lokal melalui produk berkualitas dari petani Desa Antutan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini, semoga produk yang kami hasilkan dari pelatihan ini bisa menembus pasar domestik maupun mancanegara. Kami juga berharap dari dinas terkait menginformasikan jika ada pameran-pameran UMKM agar kami bisa ikut mengenalkan produk kami,” kata Siti Faridah,Ketua KWT mewakili anggota kelompok tani.
penulis : rei
















