Jokowi vs PDIP Soal Instruksi Megawati Boikot Retreat Prabowo, Banteng: Bukan Urusan Orang Luar

Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo

“Ya mestinya hadir, datang, karena mereka dipilih oleh rakyat dan untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara bukan untuk yang lain. (Melihat situasi seperti ini) Ya biasa,”

MEDIASATYA.COM – Tensi politik nasional kian memanas usai Megawati menurunkan perintah untuk tak hadiri retreat kepala daerah di Magelang.

Ditengarai perintah itu turun, lantaran merespons ditahannya Sekjem PDIP Hasto Kristiyanto oleh KPK.

Perintah boikot retreat itu berbuntut pada puluhan kepala daerah kader PDIP absen dalam agenda nasional tersebut.

Terbaru Presiden RI ke-7 Joko Widodo memberikan komentar soal instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang melarang kadernya mengikuti retreat kepala daerah di Magelang, Jawa Tengah. 

Jokowi mengatakan bahwa hal tersebut merupakan urusan pemerintah dan mengingatkan para kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat dan bukan untuk kepentingan yang lain.

“Ya mestinya hadir, datang, karena mereka dipilih oleh rakyat dan untuk kepentingan rakyat, bangsa, dan negara bukan untuk yang lain. (Melihat situasi seperti ini) Ya biasa,” ujar dia, dilansir Detik.com, Sabtu (22/2/2025).

Terpisah, Ketua DPP PDIP Bidang Sumber Daya, Said Abdullah, kemudian menanggapi pernyataan dari Jokowi. Said mengatakan instruksi Megawati merupakan urusan internal partai.

“Ya ini soal partai lah ya, urusan internal, bukan urusan orang luar,” kata politisi Banteng yang menjabat Ketua DPP PDIP Bidang Sumber Daya saat diwawancarai di kediaman Megawati, Jl. Teuku Umar No. 27A, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tak lama usai Hasto ditahan, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepada Kepala Daerah dari partainya untuk menunda ikut dalam agenda retreat yang akan digelar pada 21 hingga 28 Februari mendatang.

Instruksi tersebut tertuang dalam surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025. Ada dua poin yang diinstruksikan Megawati.

“Diinstruksikan kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan, sebagai berikut: 1. Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025,” tulis poin pertama instruksi tersebut.

Lalu Megawati meminta para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari partainya yang sudah terlanjut menuju Magelang, menghentikan perjalanan dan menunggu arahan lebih lanjut dari dirinya.

Poin kedua, Megawati meminta para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP selalu mengaktifkan alat komunikasi. Megawati juga meminta mereka siaga terhadap panggilan pihak partai. Surat ini ditandatangani oleh Megawati dan dicap stempel lambang PDIP. (Redaksi)

Satya Media Creative

Recent Posts

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

1 minggu ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

2 minggu ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

2 minggu ago

Rakernis Pusjarah Polri 2026, Penguatan Nilai Sejarah dan Tribrata Jadi Fokus Utama

MEDIASATYA.CO.ID — Pusat Sejarah atau Pusjarah Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) di Jakarta sebagai…

2 minggu ago

Catatan Fachri Mahayupa: Tawa yang Tersisa di Kolong Jembatan RT Nol RW Nol Teater Mahardika Samarinda

MEDIASATYA.CO.ID - Sepekan usai pertunjukan itu berakhir, yang tersisa bukan adegan perpisahan, bukan pula dialog…

3 minggu ago

Peringati Hari Kartini, Abissia Bike Ajak Perempuan Berau Gowes Sambil Berkebaya

MEDIASATYA.CO.ID - Senja di Berau pada Minggu (19/4) berlangsung sedikit berbeda dari biasanya. Alih-alih menghabiskan…

1 bulan ago