DPRD Berau Dukung Penuh Pengadaan EWS, Tekankan Pentingnya Antisipasi Banjir

banner 400x130

Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi

“Kami tentu mendukung, karena ancaman bencana banjir lebih sering terjadi akhir-akhir ini.”

banner 400x130

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau dalam pengadaan Early Warning System (EWS) sebagai langkah antisipasi dini terhadap bencana banjir yang kerap terjadi.

Sekretaris Komisi I DPRD Berau, Frans Lewi, mengatakan bahwa sistem peringatan dini menjadi salah satu kebutuhan mendesak, terutama di wilayah rawan seperti Segah dan Kelay.

Peningkatan intensitas banjir dalam beberapa tahun terakhir dinilai menuntut kesiapsiagaan dan teknologi pendeteksi dini yang lebih baik.

“Kami tentu mendukung, karena ancaman bencana banjir lebih sering terjadi akhir-akhir ini,” ujar Frans.

Ia menambahkan, persoalan banjir di Berau tidak bisa hanya dilihat sebagai akibat kerusakan alam. Dalam kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Kalimantan Timur baru-baru ini membahas penanggulan bencana, ia menuturkan bahwa banjir terjadi atas banyak faktor termasuk pendangkalan sungai.

“Bisa jadi masalah juga begitu, yaitu pendangkalan sungai. Jadi bukan semata-mata terus memvonis bahwa banjir ini diakibatkan karena alam yang rusak,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, mengusulkan pengadaan EWS sebagai alat vital dalam upaya mitigasi bencana.

“Alat ini sangat vital, karena sekecil apapun informasi terkait bencana pasti berguna, apalagi ini berkaitan dengan keselamatan warga,” jelas Nofian.

BPBD menyebut bahwa wilayah hulu seperti Kecamatan Segah dan Kelay menjadi prioritas pemasangan EWS, mengingat wilayah tersebut kerap mengalami kenaikan debit air secara tiba-tiba.

Diharapkan dengan adanya EWS, waktu tanggap masyarakat maupun pemerintah dalam menghadapi bencana dapat meningkat, sehingga risiko korban jiwa dan kerugian materi bisa diminimalkan. (GIT/ADV)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *