Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah
“Koperasi ini punya peran penting dalam mendorong ekonomi masyarakat desa. Tapi kita juga harus waspada terhadap potensi kepentingan di dalamnya.”
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Anggota Komisi II DPRD Berau, Agus Uriansyah, menegaskan pentingnya pengawasan yang transparan dan partisipatif terhadap Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah pusat.
Program ini mulai dibentuk di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Berau, sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi masyarakat desa.
Koperasi Merah Putih sendiri merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan retreat kepala daerah di Akmil Magelang pada Februari 2025 lalu. Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya penguatan kelembagaan ekonomi di tingkat desa sebagai strategi mendukung ketahanan pangan nasional.
Agus menilai, potensi koperasi sangat besar dalam memberdayakan masyarakat. Namun ia mengingatkan agar pengelolaannya tidak disalahgunakan.
“Koperasi ini punya peran penting dalam mendorong ekonomi masyarakat desa. Tapi kita juga harus waspada terhadap potensi kepentingan di dalamnya. Jangan sampai tujuannya menyimpang dari yang seharusnya,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya.
Ia menekankan bahwa pengawasan harus dilakukan secara terbuka dan melibatkan semua elemen, terutama masyarakat yang menjadi penerima manfaat.
“Dengan pengelolaan yang tepat dan sasaran yang jelas, koperasi bisa memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan ekonomi lokal,” sambungnya.
Tak hanya itu, Agus juga mendorong Pemerintah Kabupaten Berau untuk aktif memberi pendampingan dan pelatihan kepada pengelola koperasi, agar tidak hanya berdiri secara administratif, tetapi juga mampu menjalankan fungsinya secara nyata di lapangan.
“Pendampingan itu penting agar koperasi tidak hanya berdiri secara administratif, tapi juga benar-benar aktif menjalankan fungsi ekonominya,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan koperasi sangat bergantung pada integritas dan kapasitas manajemen di dalamnya.
“Kalau dikelola dengan benar, koperasi bisa jadi motor penggerak ekonomi rakyat yang inklusif dan mandiri,” pungkas Agus.
Sebagai informasi, Presiden RI dalam Rapat Terbatas di Istana Negara pada 3 Maret 2025 lalu, mengumumkan akan meluncurkan 80.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional, yang dijadwalkan bertepatan dengan Hari Koperasi pada 12 Juli 2025. Inisiatif ini ditujukan untuk memperkuat basis ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (ADV/GIT)
















