Berita Terbaru

Wagub Kaltim Dorong Kemandirian Pangan Demi Program Presiden Prabowo di Berau

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji

“Petani lokal kita utamakan walau agak sedikit lebih mahal. Tadi disampaikan para pedagang bahwa telur produksi lokal selisih Rp2.000 – Rp3.000 lebih mahal daripada produk luar”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyoroti pentingnya kemandirian pangan di Kabupaten Berau sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan daerah.

“Kemandirian pangan untuk supply khusus ke Kabupaten Berau masih kurang,” ungkapnya.

Kondisi ini mengakibatkan ketergantungan daerah terhadap pasokan dari wilayah lain.

“Kondisi ini mengharuskan untuk kirim dari luar daerah seperti Balikpapan, Sulawesi bahkan Surabaya,” tambahnya.

Wagub menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk meningkatkan kemandirian pangan di Kabupaten Berau.

“Ke depan kita ingin kemandirian pangan Kaltim, Berau khususnya, bisa terangkat dan semua kebutuhan bisa dipenuhi,” jelasnya.

Upaya peningkatan kemandirian pangan ini juga sejalan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan diimplementasikan untuk anak-anak sekolah.

“Apalagi nantinya akan ada makan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah, jadi kita wajib menumbuhkan kemandirian pangan,” tegas Seno Aji.

Dalam upaya pelaksanaan program MBG, Wagub menekankan pentingnya memprioritaskan produk pertanian lokal meskipun harganya lebih tinggi dibandingkan produk dari luar daerah.

“Petani lokal kita utamakan walau agak sedikit lebih mahal. Tadi disampaikan para pedagang bahwa telur produksi lokal selisih Rp2.000 – Rp3.000 lebih mahal daripada produk luar,” ungkapnya.

Meski terdapat perbedaan harga, Seno Aji tetap mendorong pemberdayaan petani, peternak, dan nelayan lokal.

“Kita harus berdayakan para petani, peternak, nelayan supaya mereka bisa memenuhi kebutuhan daerahnya masing-masing,” katanya.

Untuk memastikan komitmen penggunaan produk lokal dalam program MBG, pemerintah akan membuat kesepakatan tertulis dengan pihak pengembang program.

“Kita akan buat surat tertulis pada saat mereka sudah membentuk SPG yang sudah diverifikasi oleh Badan Gizi Nasional, kita akan buatkan tertulis antara dapur dan pemerintah supaya mereka bisa menggunakan bahan baku lokal,” jelas Wagub.

Implementasi program MBG sendiri akan dilakukan secara bertahap dimulai dari wilayah pesisir.

“Realisasinya dari pesisir dulu baru masuk ke kecamatan yang lainnya sampai tingkat tiga belas kecamatan,” tutupnya. (Redaksi/Git)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Genap 62 Tahun: Abdulloh Fokus Mengabdi, Bursa Wali Kota Balikpapan Menanti

MEDIASATYA.CO.ID — Usia 62 tahun bukan sekadar penanda perjalanan hidup. Bagi Abdulloh, usia yang genap…

1 minggu ago

Dari Penyidik hingga Pengajar Polri, Brigjen Yustan Alpiani Kini Jadi Kapolda Lampung

Kapolda Lampung, Brigjen Pol Yustan Alpiani Tugas sebagai Kapolda mencakup upaya menjaga keamanan dan ketertiban…

2 minggu ago

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

2 bulan ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

2 bulan ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

2 bulan ago

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

3 bulan ago