Status Tanggap Darurat Berau, Bupati Sri Juniarsih Fokus Perbaikan Jalan Longsor Menuju Bulungan

Bupati Berau, Sri Juniarsih

“Meskipun ini jalan nasional, tapi masuk dalam daerah kita. Harapannya bisa diperbaiki sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah”

MEDIASATYA.COM, BERAU – Setelah ditetapkan dalam status tanggap darurat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau, Balai Besar Penanganan Jalan dan Jembatan Nasional (BPJ2N) Wilayah II Provinsi Kalimantan Timur segera melakukan perbaikan pada ruas jalan yang mengalami longsor.

Sebanyak enam titik ruas jalan yang diperbaiki terletak di sepanjang jalan simpang 3 Maluang, Berau hingga batas provinsi dengan Bulungan, Kalimantan Utara.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa Pemkab Berau terus berkoordinasi dengan BPJ2N dalam upaya perbaikan jalan tersebut.

Salah satu langkah yang diambil adalah menetapkan status tanggap darurat sebagai dasar untuk melakukan perbaikan.

“Meskipun ini jalan nasional, tapi masuk dalam daerah kita. Harapannya bisa diperbaiki sehingga akses masyarakat menjadi lebih mudah. Termasuk mendukung kelancaran perekonomian daerah. Karena jalan ini merupakan penghubung utama dengan Provinsi Kaltara dan mendukung kunjungan ke destinasi wisata Pulau Derawan dan sekitarnya,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya terdapat 21 titik longsor yang terjadi di Jalan Maluang hingga perbatasan Berau-Bulungan.

Sebagai informasi, pada Maret 2024 terjadi longsor sepanjang 25 meter dengan kedalaman 2,5 meter, akibat curah hujan yang cukup tinggi.

Kemudian, pada bulan April 2024, longsor kembali terjadi sepanjang 29 meter dengan kedalaman 3,5 meter.

“Masih ada 15 titik lagi yang harus diperbaiki. Semoga tahun ini bisa dilanjutkan lagi. Kami memberikan apresiasi atas langkah cepat BPJ2N yang telah memperbaiki enam titik karena itu cukup parah,” katanya.

Dalam audiensi BP2JN ke Pemkab Berau, dijelaskan bahwa jalan nasional yang ada di Kabupaten Berau dibagi menjadi tiga segmen.

Segmen pertama, ruas jalan SP3 Muara Wahau – Batas Kabupaten Kutim – Kelay – Labanan sepanjang 123,25 kilometer.

Kedua, ruas jalan Labanan – Tanjung Redeb – dalam Kota Tanjung Redeb – Gunung Tabur – batas Bulungan sepanjang 85,83 kilometer.

Ketiga, yaitu ruas jalan Gunung Tabur – Usiran – Tanjung Batu sepanjang 108,40 kilometer. (Redaksi)

Satya Media Creative

Recent Posts

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

2 minggu ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

2 minggu ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

3 minggu ago

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

1 bulan ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

1 bulan ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

1 bulan ago