Advetorial

Rencana Retribusi Parkir di Tepian Berau, DPRD: Perlu Pengelolaan Tepat

Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi

Yang penting bisa meningkatkan PAD, bukan untuk kepentingan pribadi-pribadi”

MEDIASATYA.CO.ID. BERAU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau berencana menerapkan penarikan retribusi parkir bagi kendaraan yang berada di kawasan tepian mulai April ini.

Rencana tersebut menuai tanggapan dari Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi, yang menilai perlu adanya kajian mendalam sebelum kebijakan diberlakukan.

Sumadi, yang juga merupakan legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyatakan bahwa penarikan retribusi dapat menjadi langkah positif jika dikelola dengan baik dan memberikan manfaat bagi daerah.

“Saya kira perlu dikaji, kalau memang memberi manfaat keindahan dan bisa menertibkan serta dapat menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah), itu bagus,” ujar Sumadi.

Namun, ia menegaskan pentingnya aspek pengelolaan dan pemeliharaan yang harus disiapkan secara matang agar retribusi parkir tidak menimbulkan permasalahan baru di lapangan.

“Selain itu kita perlu pemeliharaan dan yang tak kalah penting adalah sistem pengelolaannya,” tambahnya.

Sumadi mencontohkan pengelolaan parkir di kota-kota besar seperti Jakarta yang berhasil mendatangkan pemasukan signifikan dari sektor ini. Ia menyebut, di beberapa kota besar, retribusi parkir bahkan menyumbang hampir setengah dari total PAD.

“Kita ambil contoh di kota besar lain seperti Jakarta, pemasukan dari sektor parkir tidaklah sedikit. Hampir setengah dari PAD mereka berasal dari sektor parkir,” jelasnya.

Namun, ia mengingatkan agar lokasi parkir diatur dengan baik agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas, terutama jika dilakukan di kawasan yang padat.

“Perlu diperhatikan juga lahan parkir, kalau bisa jangan di badan jalan. Butuh lahan khusus supaya tidak mengganggu arus lalu lintas,” tegasnya.

Sumadi menekankan bahwa tujuan utama dari kebijakan ini haruslah demi peningkatan pendapatan daerah dan bukan untuk kepentingan pribadi oknum tertentu.

“Yang penting bisa meningkatkan PAD, bukan untuk kepentingan pribadi-pribadi,” pungkasnya. (ADV/GIT)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

4 minggu ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

1 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

1 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

1 bulan ago