Berita Terbaru

Rekaman Hasil Sadap ‘Perintah Ibu’ di Sidang Hasto, PDIP Bantah Bukan Megawati, Lalu Siapa?

MEDIASATYA.CO.ID – Terkait ‘Perintah Ibu’ yang mencuat dalam persidangan kasus suap Hasto Kristiyanto, PDI-P memberikan respons melalui Ketua DPP Ronny Talapessy.

Ia menanggapi klaim yang muncul di persidangan mengenai pencatutan nama Hasto oleh Saeful Bahri.

Ronny menyebutkan bahwa Saeful memang sering mencatut nama orang lain dalam berbagai situasi.

“Dan itulah yang kita sebut mencatut nama. Mencatut nama. Sering mencatut-mencatut nama. Kan itu keterangan berdiri sendiri. Kan terbukti. Tadi Saudari Tio menyampaikan saudara Saeful ini kebiasaannya adalah membawa nama orang. Dan itu sudah terbukti,” jelas Ronny di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Ronny menegaskan bahwa klaim tentang adanya “perintah ibu” yang berasal dari pimpinan PDI-P tidaklah benar. Ia meminta agar tidak ada framing yang menyebutkan bahwa perintah tersebut berasal dari pimpinan partai.

“Jadi, menurut saya janganlah kita framing-framing bahwa seolah-olah ini sudah terkait dengan pimpinan-pimpinan partai. Ini adalah perintah dari partai. Secara organisasi, ya, karena menjalankan putusan dari Mahkamah Agung. Itu clear,” tambahnya.

Ronny juga menegaskan bahwa tidak ada garansi dari Hasto terkait suap dalam kasus PAW Harun Masiku.

Ia berusaha meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait keterlibatan PDI-P dalam kasus ini.

Hasto Kristiyanto didakwa melakukan perintangan penyidikan (obstruction of justice) dan menerima suap untuk mengurus PAW Harun Masiku.

Dakwaan pertama menyebutkan bahwa Hasto melanggar Pasal 21 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sedangkan dakwaan kedua mengacu pada Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sebelumnya, dalam sidang perkara suap dan perintangan penyidikan yang melibatkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto terkait kasus Harun Masiku di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (24/4/2025), muncul fakta menarik tentang sebutan “perintah ibu”.

Fakta ini mengundang perhatian publik setelah kesaksian mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Agustiani Tio Fridelina, yang menyebutkan bahwa Hasto terlibat dalam proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Harun Masiku pada periode DPR RI 2019-2024.

“Perintah Ibu” dalam Kasus Harun Masiku Jaksa menanyakan kepada Tio mengenai komunikasi yang dilakukan oleh Saeful Bahri, eks kader PDI-P, yang menyebutkan bahwa Hasto memberikan perintah terkait proses PAW Harun Masiku.

Jaksa juga menanyakan soal percakapan telepon antara Hasto dan Saeful, yang menyebutkan bahwa PAW Harun Masiku berdasarkan “perintah Ibu”.

Tio tidak menjawab pertanyaan itu secara lugas dan meminta jaksa mendengar rekamannya saja.

“Nanti kita putarkan, saya hanya ingin menegaskan megenai keterangan saudara ini, saudara Saeful mengatakan tadi Mas Hasto menelepon lagi, ‘bilang ke Wahyu, ini garansinya saya. Ini perintah dari Ibu. Jadi bagaimana caranya supaya ini terjadi’. Ada saudara pernah Saeful mengatakan seperti itu?” tanya Jaksa.

Tio merujuk pada rekaman percakapan dan menyatakan, “Iya kan ada rekamannya.” (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

2 minggu ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

3 minggu ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

3 minggu ago

Rakernis Pusjarah Polri 2026, Penguatan Nilai Sejarah dan Tribrata Jadi Fokus Utama

MEDIASATYA.CO.ID — Pusat Sejarah atau Pusjarah Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) di Jakarta sebagai…

3 minggu ago

Catatan Fachri Mahayupa: Tawa yang Tersisa di Kolong Jembatan RT Nol RW Nol Teater Mahardika Samarinda

MEDIASATYA.CO.ID - Sepekan usai pertunjukan itu berakhir, yang tersisa bukan adegan perpisahan, bukan pula dialog…

1 bulan ago

Peringati Hari Kartini, Abissia Bike Ajak Perempuan Berau Gowes Sambil Berkebaya

MEDIASATYA.CO.ID - Senja di Berau pada Minggu (19/4) berlangsung sedikit berbeda dari biasanya. Alih-alih menghabiskan…

1 bulan ago