OPINI/SASTRA

Potret Jalan Rusak Kecamatan Paling Ujung Kutai Timur yang Bukan Sekadar Karangan Belaka

Penulis, Renaldi Saputra, Aktivis Pemuda Kutai Timur (Mahasiswa Unmul Kaltim)

PEMUDA Kecamatan Karangan Kutai Timur mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur serta anggota DPRD Provinsi untuk segera memperbaiki jalan lintas kabupaten antara Kutai Timur dan Berau, tepatnya di Kecamatan Karangan yang telah rusak bertahun-tahun lamanya.

Salah satu pemuda asal Kecamatan Karangan Kabupaten Kutai Timur, Renaldi Saputra, dengan tegas meminta pemerintah segera melakukan perbaikan pada jalan penghubung antara kabupaten Kutai Timur menuju Kabupaten Berau dan beberapa titik jalan provinsi yang ada di Kecamatan Karangan.

Kecamatan Karangan merupakan salah satu kecamatan yang cukup jauh dari Kabupaten Kutai Timur, dimana kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Berau.

Dengan demikian jalan yang ada di Kecamatan Karangan adalah jalan Provinsi yang menghubungkan atara dua Kabupaten di Kalimantan Timur, bahkan jalan tersebut menjadi jalan utama bagi masyarakat sebagai penghubung antar desa yang ada di Kecamatan Karangan.

Padahal Kecamatan karangan beberapa tahun terakhir menjadi salah satu desa yang ramai dibicarakan baik Nasional bahkan Internasioanl.

Sebab desa ini merupakan salah satu desa yang banyak memiliki destinasi wisata menarik di kalimantan Timur.

Pada tahun 2017 Eiger melakukan ekspedisi pada sebuah gunung yang ada di Kalimantan Timur yakni gunung BERIUN saat ini juga dikenal dengan sebutan Black Borneo yang bertepat di Desa Karangan Dalam, Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur.

Tahun berikutnya Eiger kembali melakukanEkspedisi 28 Gunung dalam momentum Sumpah Pemuda dan BERIUN terpilih 1 di antara 28 gunung lainnya yang ada di Indonesia.

Bahkan di Kecamatan Karangan ada satu situs sejarah yang belakangan juga populer di dunia Internasional yaitu, Karst sangkulirang-Mangkalihat dengan pesona goa telapak tangan peninggalan 10.000 SM.

Tak sedikit turis asing yang datang hanya uuntuk menikmati keindahan lukisan tapak tangan di sepanjang dindin goa. Dan yang terbaru program dari salah satu artis tanah air Fiersa Besari menjadikan Kecamatan Karangan sebagi salah satu tujuannya dalam programnya yang berjudul Atap Negeri.

Dengan begitu banyak distinasi wisata yang ada dan ramai baik tingkat nasional bahkan internasional juga sebagai penghubung antar Kabupaten, Sangat-sangat disayangkan daerah ini tidak didukung dengan infrastruktur yang baik.

Meskipun Kecamatan Karangan tidak memiliki destinasi wisata sekalipun, maupun sebagai penghubung antar dua Kabupaten di Kalimatan timur, permasalahan mengenai rusaknya Jalan yang bertahun-tahun tetap berkaitan dengan hak warga negara untuk mendapatkan akses yang layak.

Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar 1945, sehingga menjadi kewajiban pemerintah untuk segera menindak lanjutinya.

Dalam perkembangan infrastruktur yang begitu pesat, sangat disayangkan hak masyarakat di Kaltim Khususnya Kecamatan Karangan, diabaikan.

Pemerintah seolah-olah melpaskan tanggung jawab dan tidak memahami kewajibannya.

Padahal jelas, sesuai pada Pasal 24 ayat (1) Undang-Undang Nomor: 27 Tahun 2009 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan, pemerintah selaku penyelenggara jalan wajib memperbaiki jalan rusak yang rawan mengakibatkan kecelakaan lalu-lintas.Atas nama pemuda Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur.

Mendesak pemerintah Provinsi untuk serius dan berkomitmen agar hak-hak rakyat dapat dipenuhi khususnya mengenai Jalan yang aman dan nyaman.

1. Perbaikan Jalan Secara Permanen (Pemerintah segera melakukan perbaikan jalan yang kokoh dan tahan lama, bukan sekedar perbaikan sementara yang tidak efektif)

2. Pemerintah Turun Langsung Kelokasi (Pemerintah turun langsung ke Kecamatan karangan, Kabupaten Kutai Timur guna melihat sendiri kondisi jalan yang semakin memprihatinkan)

3. Keberpihakan Anggaran Untuk Infrastruktur Daerah (mengalokasikan anggaran yang cukup untuk perbaikan infrastruktur daerah dan memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di Kota)

4. Transparansi dan Akuntabilitas Perbaikan Jalan (Transparansi dalam penggunaan anggaran dan pengawasan ketat terhadap proyek perbaikan agar kualitasnya terjamin). (Redaksi/OPINI)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

2 minggu ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

3 minggu ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

3 minggu ago

Rakernis Pusjarah Polri 2026, Penguatan Nilai Sejarah dan Tribrata Jadi Fokus Utama

MEDIASATYA.CO.ID — Pusat Sejarah atau Pusjarah Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) di Jakarta sebagai…

3 minggu ago

Catatan Fachri Mahayupa: Tawa yang Tersisa di Kolong Jembatan RT Nol RW Nol Teater Mahardika Samarinda

MEDIASATYA.CO.ID - Sepekan usai pertunjukan itu berakhir, yang tersisa bukan adegan perpisahan, bukan pula dialog…

1 bulan ago

Peringati Hari Kartini, Abissia Bike Ajak Perempuan Berau Gowes Sambil Berkebaya

MEDIASATYA.CO.ID - Senja di Berau pada Minggu (19/4) berlangsung sedikit berbeda dari biasanya. Alih-alih menghabiskan…

1 bulan ago