Berita Terbaru

Operasi Senyap Polisi Jelang Aksi 1 September di Kaltim, Tangkap 22 Mahasiswa, Sita Bom Molotov dan Papan Berlogo PKI

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA – Polresta Samarinda berhasil menggagalkan upaya pembuatan bom molotov yang diduga akan digunakan dalam aksi unjuk rasa di depan DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (1/9/2025).

Operasi senyap Unit Reskrim ini berlangsung dini hari sekitar pukul 01.00 WITA dan mengamankan diduga 22 mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul).

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, empat mahasiswa ditetapkan sebagai tersangka. Mereka masing-masing berinisial MZ alias F, WH alias R, MAG alias A, dan AF alias F.

Sementara 18 mahasiswa lainnya hanya dimintai keterangan karena berada di lokasi saat penggerebekan.

“Empat orang ini sedang kami proses pemeriksaan terkait pembuatan bom molotov yang kami jadikan barang bukti. Untuk 18 orang lainnya tetap kami interogasi singkat karena saat diamankan berada di wilayah sekretariat FKIP Prodi Sejarah kampus Unmul,” ujar Hendri dalam konferensi pers di Aula Rupatama Polresta Samarinda.

Barang bukti yang diamankan antara lain 27 botol bom molotov siap pakai, jeriken berisi 35 liter bahan bakar jenis Pertalite, kain perca, serta papan bergambar palu-arit bertuliskan ‘Partai Komunis Indonesia (PKI)’.

Hendri menyebut, peran para terduga pelaku beragam, mulai dari mengantar bahan, meracik, hingga menyembunyikan bom molotov di kawasan Gedung FKIP Unmul di Jalan Banggeris, Samarinda.

“Dari interogasi awal, ada yang bertugas membeli bahan baku, memotong kain, memasukkan sumbu, hingga memastikan bom siap digunakan,” bebernya.

Polresta Samarinda juga menelusuri keberadaan aktor intelektual yang disebut-sebut sebagai Mister X dan Y, yang diduga mengarahkan mahasiswa membuat bom molotov tersebut.

“Terkait pasal yang akan dikenakan, termasuk peran dari pihak-pihak yang diduga menjadi otak di balik pembuatan bom ini, akan kami sampaikan lebih lanjut. Intinya penyidikan kami lakukan secara transparan,” tegas Hendri. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

1 minggu ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

1 minggu ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 minggu ago

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

4 minggu ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

1 bulan ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

1 bulan ago