Maknai Hari Lahir Pancasila, Bupati Berau Ajak Warga Pulihkan Hutan dan Jaga SDA

banner 400x130

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas

“Walau aktivitas-aktivitas tersebut sudah berhenti, dampaknya yang ditimbulkan akan kita rasakan berkepanjangan. Kita harus bersama mengembalikan hutan-hutan yang gundul, tidak ada kata terlambat untuk menjadi lebih baik.”

banner 400x130

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan sumber daya alam dan kerusakan lingkungan yang terjadi di daerah.

Hal tersebut ia sampaikan seusai memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di halaman Kantor Bupati Berau, Senin (2/6/2025).

“Masalah yang kita hadapi bersama yaitu sumber daya alam yang terganggu, selain itu juga kondisi alam yang sedang tidak baik-baik saja. Itu harusnya sudah cukup menyadarkan kita untuk saling membahu, menolong, dan mengembalikan keadaan di masyarakat saat ini,” tegas Sri Juniarsih.

Menurutnya, salah satu perhatian utama yang harus segera menjadi gerakan bersama adalah pemulihan kawasan hutan yang telah mengalami kerusakan.

“Yang kita jadikan fokus dan perhatian utama adalah untuk mengembalikan hutan dan fungsinya,” ujarnya.

Terkait sebagian aktivitas pertambangan yang dinilai merugikan di beberapa wilayah, Sri Juniarsih mengungkapkan bahwa kewenangan penerbitan izin

“Izin dari tindakan mining bukanlah dari kepala daerah melainkan dari kementerian ESDM. Kejadian maraknya tindakan mining tidak bisa ditangani langsung karena bukan merupakan kewenangan kepala daerah,” jelasnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam.

Berbagai upaya telah dilakukan dengan mendorong stakeholder terkait untuk melakukan penertiban.

“Meski aktivitas-aktivitas tersebut sudah berhenti, namun dampaknya yang ditimbulkan akan kita rasakan berkepanjangan. Jadi kita harus bersama mengembalikan hutan-hutan yang gundul. Tidak ada kata terlambat untuk menjadi lebih baik,” tambahnya.

Sri Juniarsih juga mengingatkan agar seluruh masyarakat bergotong royong menjaga dan mengelola sumber daya alam secara bijak.

“Mari bersatu padu, bergotong royong, bersama-sama kita jaga dan kelola sumber daya alam yang ada,” serunya.

Ia pun menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya sebagai simbol, melainkan pedoman tindakan nyata.

“Nilai-nilai Pancasila harus kita semua uraikan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (Redaksi/Git)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *