Berau, Mediasatya.com – Anggota Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina, meminta pemerintah daerah segera memprioritaskan perbaikan infrastruktur pendidikan di kampung-kampung terpencil. Hal ini ia sampaikan setelah mendapatkan informasi terkait kondisi salah satu Sekolah Dasa yang fasilitasnya memprihatinkan. Beberapa ruang kelas rusak, meja dan kursi siswa tidak layak pakai, serta minimnya fasilitas pendukung pembelajaran menjadi keluhan utama.
“Ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga tentang hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang setara. Kita tidak boleh membiarkan ada kesenjangan fasilitas antara perkotaan dan kampung,” tegas Elita, Kamis (14/11/2024).
Anggota Fraksi Golkar itu juga menyebut berbagai kendala, seperti kurangnya buku pelajaran, peralatan belajar, hingga akses jalan menuju sekolah yang sulit dilalui saat musim hujan.
Menanggapi hal ini, Elita menyatakan bahwa Komisi I DPRD akan mengawal pengajuan anggaran untuk perbaikan fasilitas pendidikan, khususnya di daerah terpencil. Ia juga mengusulkan agar pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) guna mempercepat perbaikan fasilitas.
“Kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas,” ungkapnya.
Selain memperhatikan infrastruktur, Elita juga menyoroti kesejahteraan para guru, terutama di daerah terpencil. Ia menilai insentif khusus untuk guru yang bertugas di wilayah sulit dapat menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Guru adalah pilar utama pendidikan. Kita harus mendukung mereka agar tetap termotivasi mendidik anak-anak di kampung,” pungkasnya.
Indra/Rdk/Adv
















