DPRD Berau Dorong Penataan Pemukiman Padat Penduduk di Sepanjang Sungai Kelay

banner 400x130

Berau, Mediasatya.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau, Dedy Okto Nooryanto, menyoroti pentingnya perhatian khusus terhadap pemukiman padat penduduk di sepanjang Sungai Kelay, terutama di kawasan Jalan Pangeran Diguna hingga Milono. Hal ini, menurut Dedy Okto, perlu segera dilakukan untuk meminimalisir risiko keselamatan dan menciptakan lingkungan yang lebih layak huni.

Dalam pernyataannya, Dedy Okto meminta agar pemerintah daerah dan dinas terkait, terutama Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), berperan aktif dalam penataan pemukiman serta melakukan sosialisasi terkait keselamatan dan tata ruang kepada masyarakat Berau.

banner 400x130

“Daerah sepanjang pinggir Sungai Kelay dan Segah sebenarnya merupakan jalur hijau. Pemerintah harus bergerak cepat untuk mencari solusi dan melakukan sosialisasi kepada warga yang tinggal di sana agar pemukiman di pinggir sungai bisa menjadi tempat yang layak dan aman untuk dihuni,” ungkap Dedy Okto, Jumat (08/11/2024).

Sebagai politisi dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Dedy Okto memahami bahwa banyak warga yang bergantung pada lokasi pemukiman di pinggir sungai. Oleh karena itu, ia berharap Dinas Perkim dapat menjalankan sosialisasi mengenai tata kota yang aman dan nyaman, serta menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai. Ia menegaskan bahwa pembuangan limbah ke sungai harus dihindari demi menjaga ekosistem dan kesehatan lingkungan.

“Dinas Perkim perlu menyiapkan fasilitas penampungan limbah yang aman sehingga masyarakat memiliki alternatif yang lebih baik untuk pembuangan limbah dan tidak mencemari sungai,” tambahnya.

Selain itu, Dedy Okto juga mengusulkan alokasi anggaran khusus untuk pembebasan lahan bagi masyarakat yang bermukim di pinggir sungai. Ia menilai bahwa pemindahan warga ke tempat tinggal yang lebih layak, seperti perumahan subsidi dengan cicilan terjangkau, bisa menjadi solusi jangka panjang untuk menyejahterakan masyarakat yang saat ini tinggal di pinggiran sungai.

“Jika masyarakat di pinggir sungai tidak ingin pindah, maka pemerintah harus melakukan penataan kota yang lebih baik. Rumah yang dibangun harus layak dan aman untuk dihuni agar risiko keselamatan dapat diminimalisir,” lanjutnya.

Dedy Okto berharap upaya ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan layak bagi masyarakat di sepanjang Sungai Kelay. Menurutnya, kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait sangat penting untuk mewujudkan tata kota yang ramah lingkungan dan aman bagi semua warga.

Indra/Rdk/Adv

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *