Berita Terbaru

Cara Antisipasi Kasus Kekerasan Seksual Anak di Berau yang Makin Marak

Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah

“Saya harap semua pihak ikut terlibat. Termasuk guru di sekolah dan keluarga ketika di rumah.”

MEDIASATYA.CO, BERAU – Maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Berau memantik perhatian serius dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A).

Kepala DPPKBP3A Berau, Rabiatul Islamiah, menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual terhadap anak.

“Saya harap semua pihak ikut terlibat. Termasuk guru di sekolah dan keluarga ketika di rumah,” ujarnya Selasa (10/6/2025).

Rabiatul menekankan bahwa perhatian orang tua menjadi benteng pertama dalam menjaga anak-anak dari berbagai bentuk kekerasan, khususnya kekerasan seksual.

Ia menyarankan agar orang tua mulai tegas dalam mengatur aktivitas anak, terutama pada malam hari.

“Yang perlu diperhatikan juga sebagai orang tua, jika sudah lewat jam 9 malam minta anak untuk segera pulang dan istirahat di rumah,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa DPPKBP3A Berau telah membentuk Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA), yang berfungsi sebagai garda terdepan dalam merespons laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Kita juga ada UPT PPA. Jadi jikapun malam ada laporan, saat itu juga bisa langsung diberikan pendampingan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rabiatul menyebut UPT PPA tidak hanya fokus pada penanganan pasca-kasus, tetapi juga aktif dalam memberikan edukasi ke sekolah-sekolah dan masyarakat tentang pentingnya perlindungan anak. Ia berharap unit ini dapat dimaksimalkan penggunaannya oleh masyarakat.

“Kalau ada laporan, jangan ditunda. Semakin cepat ditangani, semakin cepat pula pemulihan bisa dilakukan,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, pihaknya juga mengimbau agar lingkungan sekitar turut serta menjadi ‘mata dan telinga’ dalam mendeteksi tanda-tanda kekerasan atau perilaku mencurigakan terhadap anak.

“Masyarakat tidak perlu takut atau malu untuk melapor. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Genap 62 Tahun: Abdulloh Fokus Mengabdi, Bursa Wali Kota Balikpapan Menanti

MEDIASATYA.CO.ID — Usia 62 tahun bukan sekadar penanda perjalanan hidup. Bagi Abdulloh, usia yang genap…

1 minggu ago

Dari Penyidik hingga Pengajar Polri, Brigjen Yustan Alpiani Kini Jadi Kapolda Lampung

Kapolda Lampung, Brigjen Pol Yustan Alpiani Tugas sebagai Kapolda mencakup upaya menjaga keamanan dan ketertiban…

2 minggu ago

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

2 bulan ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

2 bulan ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

2 bulan ago

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

3 bulan ago