Berita Terbaru

Bhakti Praja Fokus Garap Tiga Sektor Bisnis, Masih dalam Tahap Bertumbuh

Direktur Bhakti Praja, Sultan

“Kami berproses. Targetnya bukan sekadar bertahan, tapi bisa memberi kontribusi nyata bagi daerah. Karena itu, kami terus membangun dari bawah agar hasilnya nanti benar-benar berdampak”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Perusahaan Daerah (Perusda) Bhakti Praja kini tengah berupaya mengembangkan tiga sektor bisnis utama, yakni pengangkutan Crude Palm Oil (CPO), jual beli karet, serta peternakan ayam petelur.

Direktur Bhakti Praja, Sultan, menyampaikan meskipun perusahaan masih merintis dari nol, pihaknya berkomitmen untuk terus membangun fondasi bisnis yang kuat.

“Saat ini kami bergerak di bidang pengangkutan CPO dengan bekerja sama dengan salah satu perusahaan untuk mengangkut hasil produksinya ke pelabuhan menggunakan unit masyarakat,” jelas Sultan.

Ia menjelaskan, kerja sama tersebut menjadi langkah awal yang realistis karena Bhakti Praja belum memiliki armada sendiri. Sementara itu, sektor jual beli karet dipilih karena dinilai memiliki peluang pasar yang stabil dengan kebutuhan modal yang relatif kecil dibandingkan sektor lain seperti perkebunan sawit.

“Usaha jual beli sawit memang butuh modal besar. Karena Bhakti Praja baru merintis, kami memilih sektor yang lebih ringan, yaitu karet. Saat ini kami masih melakukan transaksi jual beli ke salah satu perusahaan di Samarinda,” ujarnya.

Selain dua sektor tersebut, Sultan menekankan bahwa peternakan ayam petelur menjadi fokus utama perusahaan karena sejalan dengan visi Bhakti Praja yang bergerak di bidang agrobisnis, pertanian, dan peternakan..

Sejak dilantik sebagai direktur, Sultan menyebut mendapatkan penyertaan modal dari APBD Berau sebesar Rp 2 miliar untuk pengembangan bisnis. Namun, menurutnya, hasil signifikan belum bisa terlihat dalam waktu singkat.

“Meskipun sudah ada dana dari pemerintah, hasilnya tidak bisa instan langsung besar. Kita masih membangun sistem, SDM, dan mencari peluang usaha yang tepat,” jelasnya.

Ia berharap dengan dukungan pemerintah daerah serta pengawasan DPRD, Bhakti Praja dapat berkembang menjadi perusahaan daerah yang mandiri dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami berproses. Targetnya bukan sekadar bertahan, tapi bisa memberi kontribusi nyata bagi daerah. Karena itu, kami terus membangun dari bawah agar hasilnya nanti benar-benar berdampak,” tutupnya. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

2 minggu ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

2 minggu ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

2 minggu ago

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 bulan ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 bulan ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

2 bulan ago