Berita Terbaru

Ayah Diduga Cekik Dua Anaknya Hingga Meninggal di Samarinda, Neneknya Ikut Terluka

MEDIASATYA.CO.ID – Dua anak di bawah umur 4 tahun dan 3 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan Rimbawan 1, Gang Bakhrie 1, RT 33, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, pada Kamis (24/7/2025) sore.

Kedua korban diduga dicekik oleh ayah kandungnya sendiri.

Selain kedua balita tersebut, nenek dari pelaku, yang identitasnya belum dirilis, juga menjadi korban.

Ia mengalami luka di bagian leher karena ikut tercekik saat berusaha menolong cucunya. Saat ini, nenek tersebut telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui setelah shalat Ashar.

Menurut penuturan Sertu Mahyuni, Bhabinsa Kelurahan Karang Anyar, sang nenek yang hendak shalat Ashar di rumahnya mendengar kabar duka tentang kedua cucunya.

Ia kemudian bergegas mendatangi rumah pelaku untuk memberikan pertolongan.

Nahas, setibanya di lokasi, nenek tersebut justru ikut menjadi korban dan mengalami luka akibat sikut dan cekikan.

Warga sekitar menduga bahwa pelaku memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Namun, informasi ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Sungai Kunjang, Suprayitno, membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima informasi.

“Begitu kami sampai pada Maghrib tadi, pelaku yang mana selaku ayah kandung korban sudah diamankan oleh Polsek Sungai Kunjang,” ujar Suprayitno.

Kedua korban, R dan A, juga telah dibawa ke Rumah Sakit Hermina Samarinda. Pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi keji ini.

“Untuk keterangan pelaku ini kami belum mengetahui karena masih upaya pendalaman. Kami masih berusaha mencari informasi dari keluarga korban,” tambah Suprayitno.

Dugaan sementara, kedua anak tersebut meninggal dunia akibat cekikan, berdasarkan keterangan dari warga sekitar.

Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta lebih lanjut terkait insiden tragis ini. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

4 minggu ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

1 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

1 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

1 bulan ago