Berau, Mediasatya.com – Menyoroti anggaran bonus terhadap atlet berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh yang belum tersalurkan hingga saat ini, anggota DPRD Berau dari Partai Gerindra, Sutami, menegaskan agar Pemerintah Kabupaten Berau memperhatikan hal ini guna kesejahteraan atletnya.
Mengingat hal itu, Sutami mengundang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau untuk lakukan audiensi.
“Kami perlu bekerja sama dalam menangani isu ini. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi juga merupakan kewajiban kita semua untuk memastikan kesejahteraan atlet diakomodasi dengan baik,” ucapnya, pada Kamis (3/10/2024).
Dirinya menyebutkan jika DPRD Berau akan mengupayakan agar hal tersebut dapat teratasi pada tahun anggaran 2025.
“Kami ingin memastikan bahwa anggaran untuk atlet, termasuk bonus untuk mereka yang berprestasi, dapat diakomodasi,” jelas Sutami.
Sutami juga meminta agar pemerintah menambah anggaran untuk KONI agar ke 54 cabang olahraga yang ada di Berau dapat terfasilitasi.
“Kami harus memastikan semua cabang olahraga mendapatkan dukungan yang memadai untuk dapat berkembang,” terangnya.
Dengan demikian, apabila seluruh atlet pada setiap cabang olahraga sudah mendapat perhatian khusus dari pemerintah, maka sudah dipastikan persiapan untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 dapat berjalan dengan baik guna tercapainya prestasi yang diimpikan.
indra/Rdk/Adv
MEDIASATYA.CO.ID - Senja di Berau pada Minggu (19/4) berlangsung sedikit berbeda dari biasanya. Alih-alih menghabiskan…
MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah riuh rencana aksi besar yang akan digelar pada 21 April 2026,…
MEDIASATYA.CO.ID - Ketua Markas Daerah Laskar Merah Putih (LMP) Kalimantan Timur, H. Abdulloh, menegaskan komitmen…
MEDIASATYA.CO.ID - Halaman Gereja St. Eugenius de Mazenod di Tanjung Redeb tak sekadar menjadi tempat…
MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…
MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…