Alasan DPRD Berau Dukung Usulan Festival Lokal Masuk Karisma Event Nusantara

banner 400x130

Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris

“Festival ini merupakan bagian dari identitas budaya Berau. Kami di DPRD tentu mendukung jika kegiatan semacam ini diusulkan ke KEN, karena bisa meningkatkan daya tarik wisata dan mendorong pelestarian budaya.”

banner 400x130

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Langkah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau yang mengajukan sejumlah festival lokal ke dalam program nasional Karisma Event Nusantara (KEN) disambut positif oleh DPRD Berau. Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah Festival Bekudung Betiung, yang dianggap sarat akan nilai kearifan lokal.

Anggota Komisi II DPRD Berau, Gideon Andris, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai, pengusulan festival budaya ke dalam daftar KEN merupakan strategi yang tepat untuk mengangkat potensi pariwisata sekaligus melestarikan identitas budaya masyarakat Bumi Batiwakkal.

“Festival ini merupakan bagian dari identitas budaya Berau. Kami di DPRD tentu mendukung jika kegiatan semacam ini diusulkan ke KEN, karena bisa meningkatkan daya tarik wisata dan mendorong pelestarian budaya,” ujar Gideon.

Gideon menjelaskan, jika festival lokal berhasil masuk dalam daftar KEN Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), maka dampaknya tidak hanya terasa dalam hal promosi, tetapi juga dukungan anggaran dan eksposur nasional yang lebih besar.

“Kalau berhasil masuk KEN, tentu pembiayaan bisa terbantu dan promosi jadi lebih luas. Ini akan berdampak positif bagi perekonomian lokal, terutama bagi pelaku UMKM dan masyarakat sekitar,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa proses pengusulan tidak cukup hanya dengan menyusun daftar acara, namun harus disertai narasi budaya yang kuat, kesinambungan pelaksanaan, dan nilai daya tarik wisata yang mampu bersaing dengan daerah lain.

“Usulan ke KEN harus disusun dengan matang, tidak hanya sebatas acara rutin, tapi harus memperlihatkan kekuatan narasi budaya,” tambahnya.

Gideon juga mendorong agar pengembangan konten budaya tidak melupakan peran penting komunitas lokal dan tokoh adat. Keterlibatan mereka dianggap krusial untuk menjaga otentisitas dan nilai filosofis dari setiap rangkaian acara.

“Saya percaya Berau punya potensi budaya yang kuat. Tinggal bagaimana kita mengemas dan mempromosikannya secara maksimal,” tutupnya. (ADV/GIT)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *