Berita Terbaru

Rumah Sakit Tirta tak Ganggu Peran RSUD Berau

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Lamlay Sarie

“Regulasi sudah jelas. Rumah sakit tidak boleh saling tumpang tindih, tapi justru diarahkan untuk mengembangkan program unggulannya. Jadi masyarakat nantinya akan mendapat pilihan layanan sesuai kebutuhannya”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Rencana pembangunan Rumah Sakit Swasta Tipe D oleh Tirta Medical Center dipastikan tidak akan mengurangi fungsi maupun peran rumah sakit daerah.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Lamlay Sarie, menanggapi soal potensi persaingan dengan RSUD Abdul Rivai.

Lamlay menekankan, aturan kesehatan nasional sudah mengatur standar pelayanan setiap rumah sakit berdasarkan tipenya. Dengan demikian, masing-masing rumah sakit akan diarahkan untuk mengembangkan layanan unggulan sendiri.

“Regulasi sudah jelas. Rumah sakit diarahkan untuk mengembangkan program unggulannya. Jadi masyarakat nantinya akan mendapat pilihan layanan sesuai kebutuhannya,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, keberadaan RS Tirta justru bisa melengkapi kebutuhan masyarakat yang selama ini menumpuk di RSUD Abdul Rivai. Ia menilai setiap rumah sakit akan menemukan segmen layanan yang berbeda.

“Kami belum tahu Tirta akan fokus di mana, tapi yang jelas masing-masing rumah sakit punya pangsa sendiri,” jelas Lamlay.

Dari pihak pengelola, Direktur Cabang Tirta Medical Center Berau, Dianita Pratiwi, menyampaikan pihaknya sudah menyiapkan layanan dasar sebagai tahap awal operasional.

“Di awal akan ada empat poli spesialis yang menjadi prioritas,” kata Dianita.

Dianita menambahkan, keberadaan RS Tirta diharapkan dapat mengurangi antrean panjang yang selama ini sering terjadi di rumah sakit daerah karena keterbatasan jumlah tenaga medis.

“Tujuan utama kami membantu masyarakat mendapat layanan yang lebih cepat dan nyaman. Kalau selama ini antrean panjang jadi keluhan, kami berharap kehadiran RS Tirta bisa menjadi solusi,” ungkapnya.

Pihaknya menargetkan pembangunan fisik rumah sakit selesai dalam delapan bulan setelah peletakan batu pertama. Jika sesuai jadwal, proses rekrutmen tenaga medis dan staf akan dimulai pada awal 2027. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

3 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

3 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago