Berita Terkini

Usai ‘Adu Urat’ Zelenskyy vs Trump, Ukraina Banjir Dukungan Eropa, Inggris Beri Rp47 Triliun

MEDIASATYA.CO.ID – Usai adu urat alias debat panas dengan Presiden AS Donald Trump dan Wakil Presiden JD Vance di Gedung Putih, banjir dukungan dari negara Eropa mengalir untuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Belakangan diketahui, Inggris memberikan bantuan senilai Rp47 Triliun kepada Zelenskyy dalam pusara konflik perang Ukraina vs Rusia.

Dalam waktu singkat, perdana menteri dan presiden dari utara, selatan, timur, dan barat Eropa menunjukkan dukungan terhadap Zelensky dan Ukraina di media sosial.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (1/3), meski mereka tidak secara langsung mengkritisi Trump, komentar mereka kembali menegaskan keretakan besar antara AS dan Eropa yang merupakan sekutu lama atas konflik Rusia-Ukraina sejak Trump menjabat sebagai presiden.

“Ada agresor: Rusia. Ada orang yang diserang: Ukraina. Hormati mereka yang sejak awal telah berjuang. Karena mereka berjuang demi martabat, kemerdekaan, demi anak-anak dan demi keamanan Eropa,” kata Presiden Prancis Emmanuel Macron lewat tulisan di media sosial X, yang beberapa waktu lalu bertemu dengan Trump.

Dukungan juga datang dari Polandia.

Perdana Menteri Polandia Donald Tusk bahkan merupakan pemimpin Eropa pertama yang menyatakan dukungannya terhadap Zelensky.

“Anda tidak sendirian,” kata Tsuk di media sosial.

Dua petinggi Uni Eropa, Presiden Komisi Eropa Urusla von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa Antonio Costa, menyatakan bahwa martabat yang ditunjukkan Zelensky menunjukkan keberanian rakyat Ukraina.

“Jadilah kuat, berani, dan tak kenal takut. Anda tidak pernah sendirian. Kami akan terus bekerja bersama anda untuk perdamaian yang adil dan abadi,” kata mereka.

Sementara, Kanselir Jerman Olaf Scholz menyatakan tidak ada yang menginginkan perdamaian seperti yang dilakukan rakyat Ukraina.

Demikian pula disampaikan pemimpin konservatif Jerman, Friedrich Merz, yang nantinya akan menggantikan Scholz.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menerima Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di London pada Sabtu (1/3), sehari setelah pertemuan panas antara Zelensky dan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.

Dalam pertemuan itu, Inggris dan Ukraina menandatangani kesepakatan pinjaman senilai 2,26 miliar paun (setara USD 2,84 miliar atau Rp 47 triliun) untuk perlengkapan militer Ukraina.

Angka itu merupakan kontribusi Inggris terhadap paket dukungan sebesar USD 50 miliar yang dijanjikan kelompok negara-negara industri kaya G-7 untuk Kiev.

Dana tersebut akan dibayar kembali menggunakan keuntungan dari aset Rusia yang dibekukan.

“Ini keadilan sejati—orang yang memulai perang harus membayarnya,” tulis Zelensky di X.

Saat tiba di Downing Street, Zelensky disambut dengan pelukan oleh Starmer. Warga yang berkumpul di luar bersorak saat konvoinya melintas. (Redaksi)

Satya Media Creative

Recent Posts

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

2 minggu ago

Abdulloh Kawal Kebangkitan Bandara Tanah Grogot, DPRD Kaltim Dorong Keberlanjutan Proyek Strategis

MEDIASATYA.CO.ID – Harapan masyarakat Kabupaten Paser untuk memiliki bandara akhirnya kembali menemukan titik terang. Setelah…

2 minggu ago

60 Pelajar, 15 Sekolah, Satu Panggung: Regenerasi Teater Kaltim Menemukan Jalannya

MEDIASATYA.CO.ID – Tepuk tangan panjang menggema di Gedung Bahimung UPTD Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur,…

2 minggu ago

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 bulan ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 bulan ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

2 bulan ago