Berita Internasional

Trump Minta Kasus Korupsi Netanyahu Disetop, Labeli PM Israel Pahlawan Besar

MEDIASATYA.CO.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meminta kasus korupsi yang melilit Netanyahu dihentikan.

Bukan tanpa alasan Trump menyerukan hal tersebut.

Bagi Presiden Amerika, sosok Netanyahu merupakan pahlawan besar bagi bangsa Israel.

Diketahui Trump telah menyerukan Israel untuk membatalkan persidangan korupsi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, atau memberinya pengampunan.

Ia menggambarkan kasus tersebut sebagai “perburuan penyihir”.

Trump mengeluarkan seruan tersebut pada Rabu, 25 Juni 2025, atas nama Netanyahu yang didakwa pada tahun 2019 karena tuduhan penyuapan dan penipuan.

Persidangan Netanyahu dimulai pada tahun 2020 dengan melibatkan tiga kasus pidana.

Namun, ia sendiri telah membantah tuduhan tersebut dan mengaku tidak bersalah.

“Sidang Netanyahu harus dibatalkan segera, atau pengampunan dapat diberikan kepada pahlawan besar yang telah berbuat banyak bagi negaranya,” tulis Trump di Truth Social

Trump menambahkan bahwa ia telah mengetahui bahwa Netanyahu akan hadir di pengadilan pada hari Senin, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis, 26 Juni 2025.

Media Israel melaporkan bahwa pemeriksaan terhadap Netanyahu dimulai pada 3 Juni lalu di pengadilan Tel Aviv, diperkirakan butuh satu tahun untuk menyelesaikannya. Presiden Israel Isaac Herzog memiliki wewenang untuk mengampuni Netanyahu.

Namun, pengampunan “kini belum ada di atas meja”, dikutip dari media Israel.

Trump mengatakan dalam postingannya, “AS yang menyelamatkan Israel, dan sekarang AS yang akan menyelamatkan Netanyahu.”

Memang masih belum jelas terkait apa yang dapat dilakukan Trump untuk menghentikan persidangan Netanyahu.

Namun, dukungannya tersebut tampak kontras dengan teguran yang jarang ia lontarkan terhadap Netanyahu pada hari Selasa atas serangan Israel pasca-gencatan senjata terhadap Iran.

“Israel, segera setelah kami membuat kesepakatan, mereka keluar dan menjatuhkan banyak bom. Saya tidak senang dengan Israel,” kata Trump kepada wartawan saat itu. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

2 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

2 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

4 minggu ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

1 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

1 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

1 bulan ago