Berita Terbaru

Sutami Dorong Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis di Seluruh Kampung Berau

 

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Anggota DPRD Berau, Sutami, menyoroti penetapan 13 kampung sebagai penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurutnya, jumlah tersebut masih terlalu kecil jika dibandingkan dengan total kampung di Kabupaten Berau yang mencapai seratus lebih.

“Hanya sekitar tiga belas kampung yang mendapatkan bantuan. Ini jumlah yang masih sangat terbatas dan belum mencerminkan pemerataan,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

Program MBG sendiri diketahui difokuskan pada wilayah terpencil dengan tingkat kerentanan gizi tinggi.

Sutami menilai, masih banyak wilayah lain, terutama di terpencil dan pesisir Berau, yang juga menghadapi persoalan serupa—akses terbatas, kondisi ekonomi lemah, dan tingkat kerawanan gizi yang cukup tinggi.

“Masih banyak masyarakat kita seperti daerah pesisir yang membutuhkan dukungan pangan dan gizi,” tambahnya.

Ia meminta pemerintah daerah agar aktif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat, agar penyaluran program tidak terfokus di satu kawasan saja. Ia juga menekankan pentingnya pendataan yang lebih detail dan valid sebagai dasar pengajuan tambahan kampung penerima MBG.

“Pemerintah daerah harus punya data yang lengkap, mulai dari kondisi ekonomi, akses kesehatan, pendidikan, hingga status gizi masyarakat. Dengan begitu, usulan penambahan penerima bisa lebih kuat,” jelasnya.

Menurut Sutami, Program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak besar dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah sulit. Oleh karena itu, ia berharap pelaksanaan program ini tidak berhenti pada tahap awal, tetapi terus diperluas agar manfaatnya dirasakan secara merata.

“Tujuan utama program ini adalah memastikan masyarakat di daerah terpencil mendapatkan gizi yang cukup. Tapi pemerataannya juga harus adil, tidak hanya terpusat di satu wilayah,” tegasnya.

Legislatif Dapil IV itu mendorong langkah pemerintah daerah dalam memperluas cakupan program MBG.

Pihaknya bahkan berencana mengundang organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membahas evaluasi dan kesiapan teknis dalam mengajukan tambahan wilayah penerima.

“Jika perlu kuta undan untuk memastikan program ini benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan, baik di pedalaman maupun pesisir,” pungkasnya. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

3 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

3 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago