Berau, Mediasatya.com – Sri Kumalasari, Anggota DPRD Berau dari Fraksi Golkar, menyatakan dukungannya terhadap program-program yang bertujuan untuk meningkatkan produksi sektor perkebunan di Kabupaten Berau. Dalam beberapa kesempatan, Sri Kumalasari menegaskan bahwa sektor perkebunan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan perekonomian daerah, mengingat Berau kaya akan sumber daya alam seperti kelapa sawit, karet, dan komoditas perkebunan lainnya.
“Kami melihat sektor perkebunan memiliki potensi besar yang dapat memperkuat perekonomian Berau, baik untuk pendapatan petani maupun PAD,” ucap Sri Kumalasari. Rabu (27/11/2024).
Sri Kumalasari menyarankan agar pemerintah daerah lebih fokus pada peningkatan kualitas produk perkebunan dengan memperkenalkan teknologi pertanian modern yang ramah lingkungan. Ia menambahkan bahwa program pelatihan bagi petani perkebunan sangat diperlukan agar mereka dapat meningkatkan hasil dan kualitas produk mereka.
“Penerapan teknologi yang tepat dapat meningkatkan hasil produksi yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan. Ini akan mendukung keberlanjutan usaha perkebunan di Berau,” kata Sri Kumalasari.
Selain itu, Sri Kumalasari juga mendorong pemerintah daerah untuk memperluas akses pasar bagi hasil perkebunan lokal, baik itu pasar domestik maupun internasional. Ia menyarankan agar produk perkebunan seperti kelapa sawit dan karet dapat dipasarkan lebih luas dengan melibatkan perusahaan besar atau asosiasi perkebunan.
“Pasar yang lebih luas akan memberikan nilai tambah bagi produk kita. Kami juga perlu mendorong pengolahan produk perkebunan lokal agar bisa menambah nilai jual,” jelasnya.
Sri Kumalasari juga menyoroti pentingnya peran kelembagaan dalam sektor perkebunan, terutama dalam membantu petani mendapatkan akses ke permodalan yang lebih mudah. Ia mengusulkan agar pemerintah daerah bekerja sama dengan lembaga keuangan untuk memberikan pinjaman dengan bunga ringan kepada petani perkebunan, agar mereka dapat mengembangkan usaha mereka.
“Akses ke permodalan adalah salah satu tantangan terbesar bagi petani. Kami akan mendorong agar pemerintah dapat membuat kebijakan yang memudahkan mereka mendapatkan modal,” tambahnya.
Indra/Rdk/Adv
MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…
MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…
Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…
MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…
MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…
MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…