Sri Juniarsih Respons Isu Kenaikan Tarif PDAM, Bupati Beber Tarif Air Berau Termurah di Kaltim

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas

“Apa yang menjadi kegelisahan kita kemarin akan kita tinjau ulang dan akan kami tunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Mulai sekarang hasrus sudah latihan menghemat dan memakai air sesuai kebutuhan,”

MEDIASATYA.COM, BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyatakan tarif air PDAM Berau termurah di Kalimantan Timur.

Hal tersebut diutarakan Sri Juniarsih merespons isu kenaikan tarif air PDAM yang menyorot perhatian masyarakat Berau.

Persisnya saat Bupati Sri Juniarsih Mas memimpin apel pagi gabungan pertama tahun 2025, Senin (06/01/2025) di halaman Komplek Kantor Bupati.

Pada kesempatan tersebut bupati menyinggung persoalan isu hangat terkait kegelisahan masyarakat Berau akhir-akhir ini, yaitu kenaikan tarif air PDAM.

“Hal-hal yang menjadi kegelisahan tersebut akan kembali kami tinjau ulang. Pertama kami harus melakukan edukasi, sosialisasi dan (peningkatan) pelayanan yang maksimal berupa air bersih kepada masyarakat,” katanya.

Selanjutnya dirinya mengaku juga menerima instruksi untuk melakukan penyesuaian tarif dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Kabupaten Berau ini adalah kabupaten dengan tarif air paling murah se-Kalimantan Timur sejak tahun 2011. Saat ini ada surat dari sekretariat daerah provinsi kalimantan timur untuk menyesuaikan tarif air minum tersebut,” ujarnya.

Berdasarkan hasil dari diskusi dan evaluasi bersama oleh Bupati dengan dinas terkait, maka maka dapat disimpulkan bahwa kenaikan tarif air bersih akan ditunda.

“Untuk saat ini saya pending dulu sampai betul-betul kami bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Orang nomor satu di Berau berharap agar masyarakat menggunakan air dengan bijak.

“Mulai sekarang sudah harus terbiasa bijak dalam memakai air sesuai kebutuhan. Ketika pun ada yang terlanjur membayar dengan nilai yang tinggi akan dikonversi ke bulan berikutnya” ujarnya.

Kemudian mengenai Surat Keputusan Bupati pada 29 September 2024 terkait kenaikan tarif air, Sri Juniarsih menegaskan bahwa tidak pernah menandatangani Surat karena bertepatan dengan cuti untuk menghadapi Pilkada 2024.

“Saya tidak pernah menandatangani Surat Keputusan Bupati terkait peningkatan tarif air bersih tersebut. Surat palsu yang sengaja diedarkan untuk memprovokasi masyarakat,” katanya.

Di akhir pidatonya Sri Juniarsih menegaskan bahwa pemerintah akan meninjau ulang perkara penyesuaian tarif air PDAM di Berau.

“Apa yang menjadi kegelisahan kita kemarin akan kita tinjau ulang dan akan kami tunda sampai waktu yang tidak ditentukan. Mulai sekarang sudah latihan menghemat dan memakai air sesuai kebutuhan,” ucapnya. (Redaksi/Git)

Satya Media Creative

Recent Posts

Respons Abdulloh Soal Isu Gaji Pekerja RDMP Balikpapan: Proyek Besar Tak Boleh Abaikan Hak Buruh

MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…

3 minggu ago

Perjuangan Abdulloh Kawal Pembangunan Bank Darah RSUD Kanujoso Balikpapan: Kesehatan Warga Utama

MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…

3 minggu ago

Denyut Kesenian di Bontang: 10 Teater Pelajar Kaltim dan Perayaan Proses Bernama AKSARA

MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…

1 bulan ago

Pesepeda Ramaikan Jalan Berau Lewat Abissia Bike Gelar Berau Night Ride

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…

1 bulan ago

DPRD Kaltim Sidak Tambang Singlurus, Abdulloh: Pastikan Hak Warga Samboja Tak Hilang

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…

1 bulan ago

KPK Panggil Aura Kasih? Telusuri Dana Non-Budgeter Kasus Korupsi yang Seret Ridwan Kamil

MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…

3 bulan ago