Berita Terbaru

SPPG Karang Ambun Resmi Dukung Program Makan Bergizi Gratis Prabowo di Berau

Mitra SPPG Karang Ambun, Ryan Gozali

“Yang kami harapkan bisa maksimal menjalankan program pemerintah ini sehingga dapat menekan angka stunting yang ada di Kabupaten Berau.”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Upaya pemerintah pusat menekan angka stunting melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan penuh dari daerah.

Di Kabupaten Berau, satuan layanan baru Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) resmi beroperasi di Kelurahan Karang Ambun untuk memastikan distribusi makanan sehat berjalan optimal.

Perwakilan mitra SPPG Karang Ambun, Ryan Gozali, menjelaskan bahwa seluruh proses pengolahan makanan dilakukan langsung di dapur SPPG.

“Dari alur persiapan hingga bahan jadi akan berlangsung di tempat kami,” katanya.

Ryan menegaskan pihaknya berpegang pada Standar Operasional Prosedur (SOP) SPPG, mulai dari pemilihan bahan baku hingga tahap distribusi.

Ia menambahkan, semua bahan baku berasal dari pemasok lokal dan tenaga kerja yang dilibatkan juga masyarakat sekitar.

“Bahan baku kami mengambil dari lokal, begitu juga dengan tenaga yang bekerja,” ucapnya.

Aspek kebersihan, kualitas gizi, serta pemantauan rutin menjadi perhatian utama agar program ini benar-benar tepat sasaran.

“Yang kami harapkan bisa maksimal menjalankan program pemerintah ini sehingga dapat menekan angka stunting yang ada di Kabupaten Berau,” tegasnya.

Adapun target program MBG di Berau mencakup anak sekolah mulai TK hingga SLTA sederajat, balita, hingga ibu menyusui.

Untuk menjaga kesegaran makanan, jarak distribusi dibatasi maksimal 2 kilometer dengan waktu pengantaran tidak lebih dari 15 menit.

“Demi menjaga kualitas dan kesegaran makanan yang ada, penyaluran yang kami terima tidak lebih dari 2 km,” jelas Ryan.

Program MBG dilaksanakan lima hari kerja setiap pekan, dengan jumlah porsi menyesuaikan kehadiran siswa di masing-masing sekolah.

Distribusi dilakukan melalui PIC (person in charge) yang ditunjuk pihak sekolah.

“Untuk menghindari makanan berlebih, ketika pengantaran akan dilakukan pengecekan kembali demi terciptanya tepat guna dan tepat porsi,” pungkasnya.

Berdasarkan nota kesepahaman (MoU), kerja sama ini akan berjalan selama enam bulan ke depan, dengan opsi perpanjangan sesuai kebutuhan dan hasil evaluasi. (Redaksi/Git)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

5 hari ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

6 hari ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

1 minggu ago

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

4 minggu ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

1 bulan ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

1 bulan ago