MEDIASATYA.CO.ID – Kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali dilanda banjir.
Hujan lebat yang mengguyur sejak Kamis (4/12/2025) membuat sejumlah wilayah di Kecamatan Sepaku dan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), terendam luapan sungai.
Dua kecamatan yang berada di kawasan penyangga IKN itu mengalami genangan hingga puluhan sentimeter.
Pusdalops BPBD PPU menerima laporan pertama pada pukul 06.30 WITA, setelah sungai tidak mampu menahan debit air akibat curah hujan ekstrem.
BMKG sebelumnya sudah memberi peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang sejak pukul 00.30 dan 04.40 WITA.
Kepala Pelaksana BPBD PPU, M. Sukadi Kuncoro, menjelaskan bahwa hujan intensitas tinggi sejak dini hari membuat aliran sungai meluap dan air masuk ke permukiman di sejumlah RT.
Ratusan Rumah Terendam
Di Kecamatan Sepaku, wilayah yang menjadi pintu masuk utama IKN, banjir merendam Desa Karang Jinawi.
Sebanyak 73 rumah, 80 KK, dan 250 jiwa terdampak, dengan tinggi muka air (TMA) 10–35 sentimeter di halaman rumah.
Sementara itu, di Kecamatan Penajam, dampak banjir lebih luas.
Desa Bukit Subur mencatat 127 rumah terdampak, dengan total 127 KK dan 441 jiwa. Di Kelurahan Riko RT 04, 50 rumah dan 165 jiwa ikut merasakan genangan. TMA di Penajam berkisar 10–40 sentimeter sebelum akhirnya surut.
Keadaan ini memicu kembali pertanyaan publik mengenai kesiapan lingkungan dan tata kelola kawasan penyangga IKN terhadap cuaca ekstrem.
Sampah Sungai dan Pohon Tumbang Perparah Banjir
Selain curah hujan tinggi, penumpukan sampah plastik dan potongan kayu di aliran sungai memperparah luapan.
BPBD juga menemukan adanya pohon tumbang yang menutup sebagian aliran air.
Kondisi jembatan di RT 04 Kelurahan Riko yang lebih rendah dari badan jalan membuat air mudah menggenang.
BPBD merekomendasikan normalisasi sungai, pembersihan pohon tumbang, perbaikan jembatan, serta koordinasi dengan perusahaan-perusahaan di kawasan Riko soal pengelolaan sampah.
Respons Cepat
Setelah laporan masuk, BPBD bersama Otorita IKN, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT, dan relawan langsung turun ke lokasi
Mereka melakukan pendataan, memantau TMA, serta mengimbau warga agar tidak membiarkan anak bermain di area banjir.
Dua unit mobil operasional dan peralatan penanggulangan bencana dikerahkan.
BPBD menyatakan tengah memantau perkembangan dan mengoordinasikan langkah mitigasi agar banjir serupa tidak menimbulkan dampak lebih besar di kawasan penyangga IKN. (Redaksi)
MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…
MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…
MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…
MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…
Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…
MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…