Berita Terbaru

Polairud Berau Perketat Pengawasan Aktivitas Bom Ikan di Perairan Pesisir Selatan

Kasat Polairud Polres Berau, AKP Faisal Hamid

“Bahan peledak itu bisa melukai bahkan membunuh. Risikonya bukan hanya pada ikan, tapi juga manusia”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Berau memperketat pengawasan di wilayah pesisir selatan menyusul maraknya kembali praktik pengeboman ikan yang merusak ekosistem laut dan membahayakan masyarakat.

Kasat Polairud Polres Berau, AKP Faisal Hamid, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan penindakan terhadap pelaku pengeboman ikan. Ia menyebut, dalam beberapa kasus sebelumnya, proses hukum telah dijalankan hingga vonis.

“Kami sudah memproses beberapa pelaku. Sudah ada yang menjalani hukuman. Tapi pengawasan dan penindakan tetap kami tingkatkan,” kata Faisal pada Rabu (6/8/2025).

Meski begitu, ia mengakui bahwa operasi penindakan di laut lepas memiliki tantangan tersendiri dan memerlukan strategi khusus agar berjalan efektif.

“Penindakan tetap kami lakukan. Kalau pelaku kami temui di lapangan, pasti akan langsung diproses secara hukum. Kami tidak main-main,” ujarnya.

Faisal menyoroti dampak serius dari penggunaan bahan peledak dalam menangkap ikan. Selain menghancurkan habitat laut dan merugikan nelayan sekitar, aktivitas ini juga membahayakan keselamatan jiwa manusia.

“Bahan peledak itu bisa melukai bahkan membunuh. Risikonya bukan hanya pada ikan, tapi juga manusia,” tambahnya.

Ia menyebut, pada tahun lalu, pihaknya telah menangani dua kasus pengeboman ikan di wilayah perairan Berau. Tahun ini, ia berharap bisa mengungkap lebih banyak kasus serupa agar aktivitas tersebut benar-benar bisa ditekan.

“Kami sudah punya peta daerah rawan bom ikan. Seperti di Balikukup, sekitar Biduk-Biduk, dan Tanjung Batu. Semua sudah dalam pantauan kami,” tegasnya.

Langkah ini, kata Faisal, merupakan bentuk perlindungan terhadap biota laut dan nelayan tradisional yang selama ini bergantung pada sumber daya alam secara berkelanjutan. (Redaksi/Git)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Genap 62 Tahun: Abdulloh Fokus Mengabdi, Bursa Wali Kota Balikpapan Menanti

MEDIASATYA.CO.ID — Usia 62 tahun bukan sekadar penanda perjalanan hidup. Bagi Abdulloh, usia yang genap…

6 hari ago

Dari Penyidik hingga Pengajar Polri, Brigjen Yustan Alpiani Kini Jadi Kapolda Lampung

Kapolda Lampung, Brigjen Pol Yustan Alpiani Tugas sebagai Kapolda mencakup upaya menjaga keamanan dan ketertiban…

1 minggu ago

Seni di Era AI Jadi Bahasan di Universitas Terbuka Samarinda, Fachri Mahayupa: Carilah Makna

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Puluhan mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Samarinda mengangkat telepon genggam mereka hampir bersamaan,…

2 bulan ago

Abdulloh Bergerak ke BPH Migas, DPRD Kaltim Perjuangkan Tambahan Kuota Pertalite

MEDIASATYA.CO.ID — Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sering kali tidak berhenti di SPBU. Di…

2 bulan ago

Tio: Biliar Mirip Politik! Yang Dipukul di Sini Bisa Masuk di Sana

MEDIASATYA.CO.ID, SAMARINDA — Meja biliar menjadi titik temu wartawan, mitra media, dan pegiat olahraga dalam…

2 bulan ago

Abdulloh Dorong Bandara Kalimarau Berau Naik Kelas, Jadi Gerbang Wisata Internasional Kaltim

MEDIASATYA.CO.ID – Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Abdulloh, mendorong peningkatan status Bandara Kalimarau di…

3 bulan ago