Pengakuan Satu-satunya Penumpang Selamat Kecelakaan Pesawat Air India yang Tewaskan 241 Orang

banner 400x130

MEDIASATYA.CO.ID – Informasi tentang satu-satunya penumpang yang selamat dari kecelakaan tersebut dengan cepat menjadi berita utama internasional.

Hal ini terjadi ketika warga negara Inggris bernama Vishwashkumar Ramesh, satu-satunya penyintas dalam insiden tersebut terekam sedang berjalan tertatih-tatih menuju ambulans, dengan asap dari pesawat yang jatuh mengepul di latar belakang.

banner 400x130

“30 detik setelah lepas landas, terdengar suara keras… semuanya terjadi begitu cepat,” ujar Vishwashkumar, menceritakan pengalamannya kepada media lokal dari rumah sakit.

Nayan Kumar Ramesh, saudara dari Vishwashkumar Ramesh, mengatakan kepada BBC News bahwa Vishwashkumar “tidak tahu bagaimana dia bisa selamat” dan berhasil keluar dari pesawat sebagai satu-satunya penyintas.

“Kami semua kaget begitu mendengar apa yang terjadi, benar-benar kaget. Tidak bisa berkata-kata,” ujarnya.

“Dia [Vishwashkumar] sendiri tidak tahu bagaimana dia bisa selamat, bagaimana dia bisa keluar dari pesawat. Ketika dia menelepon kami, dia hanya lebih mengkhawatirkan saudara saya yang lain, seperti ‘Cari Ajay, cari Ajay.’ Hanya itu yang dia pedulikan saat ini.”

Diketahui, pesawat Air India yang terbang dari India ke London jatuh sesaat setelah lepas landas pada Kamis (12/06), menewaskan 241 penumpang dan awak, serta sejumlah orang di darat.

Satu penumpang dilaporkan selamat dari insiden tersebut.

Satu-satunya penumpang yang selamat adalah warga negara Britania yang duduk di kursi 11A.

Usai insiden, dia mengatakan kepada keluarganya bahwa dia sama sekali tidak tahu bagaimana dia bisa selamat dari kecelakaan itu.

Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner itu lepas landas dari Kota Ahmedabad, di India barat, kemudian jatuh menabrak area permukiman padat penduduk, menghantam kompleks rumah sakit dan asrama mahasiswa kedokteran.

Pihak berwenang memperingatkan bahwa jumlah korban tewas bisa meningkat dalam insiden yang disebut sebagai salah satu bencana penerbangan paling mematikan dalam sejarah India.

Penerbangan Air India AI171 berangkat dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel pada Kamis (12/06) pukul 13:39 waktu setempat dan dijadwalkan mendarat di Bandara Gatwick, pada pukul 18:25 waktu London.

Ada 12 awak dan 230 penumpang di dalamnya, termasuk 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga negara Portugal, dan satu warga Kanada.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui. (Redaksi)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *