Kerugian Negara Rp 15 Miliar, Branch Manager PT Erda Indah Ditahan

Berau, Mediasatya.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur menetapkan RH, Branch Manager PT Erda Indah, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp 15 miliar yang dilakukan oleh Bank Kaltimtara Cabang Balikpapan. Penetapan tersangka ini dilakukan setelah Kejati Kaltim menemukan cukup bukti terkait pemberian kredit bermasalah yang disalurkan pada tahun 2021.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Kaltim, Toni Yuswanto, dalam keterangannya pada Selasa, 15 Oktober 2024, menjelaskan bahwa penyidikan dimulai pada Juli 2024, setelah terungkapnya penyaluran kredit modal kerja oleh Bank Kaltimtara kepada PT Erda Indah. Kredit tersebut didasarkan pada jaminan kontrak kerja fiktif dengan PT Waskita Karya yang nilainya mencapai Rp 37 miliar.

“Dua alat bukti yang cukup telah ditemukan untuk menetapkan RH sebagai tersangka,” ujar Toni Yuswanto.

Kontrak palsu ini digunakan oleh RH untuk memperoleh kredit yang akhirnya menimbulkan potensi kerugian negara yang signifikan.

RH kini dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang mengatur tentang penyalahgunaan kewenangan yang dapat merugikan keuangan negara. Tersangka juga sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Samarinda untuk 20 hari ke depan, berdasarkan surat perintah penahanan dari Kejati Kaltim.

“Penahanan dilakukan untuk mencegah tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi tindak pidananya,” tambah Toni.

Kasus ini semakin memperpanjang daftar skandal penyaluran kredit bermasalah di perbankan daerah yang dinilai rawan praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Kejati Kaltim berkomitmen untuk terus mengusut tuntas kasus ini dan memastikan kerugian negara dapat diminimalisir. (*)

Penulis : Iko

Satya Media Creative

Recent Posts

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

6 hari ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

1 minggu ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

1 minggu ago

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

4 minggu ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

1 bulan ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

1 bulan ago