Berita Terbaru

Kemenag Berau Minta Warga tak Terprovokasi Ujaran Kebencian Pasca Penangkapan Terduga Teroris

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau, Kabul Budiono, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian antarumat yang beredar, baik melalui media sosial maupun interaksi sosial di lingkungan sekitar.

Pernyataan tersebut disampaikan pasca-penangkapan pasangan suami istri terduga teroris oleh Tim Densus 88 Antiteror Polri di kawasan Jalan Milono, Kecamatan Tanjung Redeb, pada Kamis (17/7/2025).

Kabul menegaskan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu informasi resmi dari aparat kepolisian terkait status dan hasil penyelidikan terhadap kedua terduga.
“Kami belum menerima konfirmasi langsung dari aparat terkait perkembangan kasus ini,” ujarnya, Sabtu (18/7/2025).

Ia berharap agar penangkapan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan lembaga keagamaan di wilayah Berau.

“Harapan kami, terduga tidak ada hubungannya dengan masjid atau pondok pesantren mana pun di Berau,” lanjutnya saat ditemui awak media.

Lebih jauh, Kabul menyebutkan bahwa langkah antisipasi sudah diambil, termasuk memberikan imbauan ke seluruh pondok pesantren untuk menangkal masuknya paham-paham radikal yang berpotensi memecah belah persatuan umat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pesantren agar paham-paham menyimpang tidak mendapat ruang. Ke depan, kami juga akan menjalin komunikasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk membahas langkah preventif,” jelasnya.

Di akhir pernyataan, Kabul mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyikapi isu-isu keagamaan yang berseliweran, terutama yang bersifat provokatif dan tidak jelas sumbernya.

“Saya mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan berpotensi memecah belah. Bisa saja itu bagian dari agenda kelompok teroris,” pungkasnya. (Redaksi/Git)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Dari Samarinda ke Panggung Nasional, Teater Dahana Bawa Nama Kalimantan ke FTRN ISI Yogyakarta

MEDIASATYA.CO.ID – Di tengah dominasi kelompok teater dari Pulau Jawa dan kota-kota besar Indonesia, sebuah…

3 minggu ago

Pentas Tahunan Teater Kacamata: ‘Benar Itu Kalah’ Menggugat Luka Korupsi dan Kemiskinan

MEDIASATYA.CO.ID – Bagaimana jika kejujuran justru menjadi pihak yang kalah? Pertanyaan itu menjadi benang merah…

3 minggu ago

Abdulloh Jadi Saksi Lahirnya Layanan Jantung Modern di Balikpapan: Jawaban Kebutuhan Rakyat

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh "Kemudahan administrasi, kecepatan penanganan pasien, kenyamanan fasilitas, serta transparansi…

1 bulan ago

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 bulan ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

2 bulan ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

2 bulan ago