Berita Terbaru

Kapal Pengangkut Logistik Bahan Pokok Karam di Sungai Kelay Berau, Kerugian Ratusan Juta

Kasat Polairud Polres Berau, AKP Faisal Hamid

“Awalnya kapal mau melewati bawah Jembatan Sambaliung, tapi tiba-tiba kapal mengalami mesin mati”

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Sebuah kapal pengangkut logistik mengalami karam saat melintasi perairan Sungai Kelay, Tanjung Redeb, Rabu (26/3) sekitar pukul 12.25 WITA.

Kapal dengan kapasitas sekitar 20-25 Gross Ton (GT) itu membawa muatan bahan pokok dan diawaki oleh satu nakhoda serta dua anak buah kapal (ABK).

Kasat Polairud Polres Berau, AKP Faisal Hamid, membenarkan insiden tersebut dan membeberkan kronologi kejadian yang terjadi di wilayah hukumnya.

“Benar, kapal dengan ukuran kurang lebih 20-25 GT mengalami karam, kemarin sekitar pukul 12.25 WITA,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui panggilan seluler, Kamis (27/3).

Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika kapal hendak melintasi bawah Jembatan Sambaliung. Namun, secara tiba-tiba mesin kapal mati dan tidak dapat dinyalakan kembali.

“Awalnya kapal mau melewati bawah Jembatan Sambaliung, tapi tiba-tiba kapal mengalami mesin mati,” jelasnya.

Akibat mesin mati tersebut, kapal tidak dapat dikendalikan dan terbawa arus sungai.

Tak lama, kapal menabrak bagian pengaman jembatan, yang menyebabkan lambung kapal bocor dan akhirnya tenggelam.

“Mesin mati tersebut membuat kapal terbawa arus sungai, lalu menabrak pengaman Jembatan Sambaliung hingga menyebabkan kapal mengalami kebocoran,” imbuhnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, kerugian material akibat karamnya kapal diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pihak kepolisian masih melakukan pendataan terhadap total kerugian yang dialami.

“Yang jelas tidak ada korban jiwa. Total kerugian masih didata, tapi diperkirakan mencapai ratusan juta,” tegas Faisal.

Sebagai langkah antisipasi, AKP Faisal Hamid mengimbau kepada seluruh pemilik kapal dan pelaku usaha transportasi air untuk rutin melakukan pemeriksaan kondisi kapal dan perawatan mesin secara berkala.

“Kami imbau kepada pemilik kapal, agar bodi kapal harus sering-sering dicek dan mesin harus diservis berkala, supaya kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya. (Redaksi/Git)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Tragedi 53 Korban Lubang Tambang di Kaltim, Abdulloh Desak Perbaikan Total Tata Kelola

MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…

2 hari ago

DKP3 Bontang Siapkan Revolusi Ketahanan Pangan dari Sekolah, Smartani Jadi Senjata

MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…

3 hari ago

Transformasi Kultural Tata Kelola Pelayanan Haji Indonesia

Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…

5 hari ago

Di Balik Seragam Putih Abu-Abu, Amira Dirham Mengukir Prestasi di Ajang Olimpiade Nasional

MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…

3 minggu ago

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Abdulloh Perdalam Ekosistem Ekspor Lewat Bangku Doktoral

MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…

4 minggu ago

Dari Perbatasan Nunukan ke Samarinda, Puang Dirham Ubah Lapas Jadi Ruang Harapan

MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…

1 bulan ago