MEDIASATYA.CO.ID – Kekuatan startup Israel menjadi sorotan. Pasalnya, perusahaan rintisan di negara konflik tersebut tetap menghimpun banyak investasi di tengah perang.
Ternyata, industri pertahanan di Israel menjadi mesin uang yang kian moncer di tengah perang.
Setidaknya sepertiga dari startup yang terdaftar di organisasi Startup Nation Central didirikan sejak serangan ke Palestina yang dimulai 7 Oktober 2023 lalu.
Para startup tersebut menghasilkan teknologi pertahanan yang ternyata diminati banyak negara.
Di dalam negeri misalnya, modal ventura Israel banyak bermunculan untuk melakukan investasi.
Salah satunya adalah pendiri Protego Ventures, Lital Leshem.
Prajurit cadangan Israel itu mendirikan perusahaan investasi yang telah mempelajari sekitar 160 perusahaan pertahanan dan mengumpulkan US$100 juta.
Perusahaannya diperkirakan akan menggelontorkan dana pada 4 startup hingga akhir tahun nanti, dikutip dari Reuters, Selasa (15/7/2025).
Selain itu, banyak investasi juga berasal dari Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Padahal sebelumnya, investor AS menghindari sektor tersebut sebab dianggap berisiko dan memiliki banyak regulasi.
Leshem mengatakan perusahaan di bidang pertahanan ini akan menghadapi tantangan besar menuju ke pasar global. Termasuk harus mengatasi hambatan regulasi di masing-masing negara.
Namun, bidang pertahanan bisa populer, seperti industri siber Israel. Leshem mengatakan pengusaha dalam negeri bisa berkembang. (Redaksi)
MEDIASATYA.CO.ID - Tragedi lubang bekas tambang batu bara di Kalimantan Timur yang kembali menelan korban…
MEDIASATYA.CO.ID – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3) menyiapkan transformasi…
Prof. Singgih Tri Sulistiyono Guru Besar Sejarah Maritim Universitas Diponegoro, Fakultas Ilmu Budaya dan anggota…
MEDIASATYA.CO.ID - Di ruang kelas Sekolah Prestasi Global atau Modern Islamic School, Amira Dirham tumbuh…
MEDIASATYA.CO.ID — Di tengah kesibukannya sebagai Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, H. Abdulloh masih…
MEDIASATYA.CO.ID - Di balik tembok tinggi dan jeruji besi, Puang Dirham mencoba menghadirkan wajah pemasyarakatan…