Berita Terbaru

Imbas Pemotongan TKD Anggaran 2026, Kadis Perikanan Berau: Fokus Izin Nelayan

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Dampak pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) memaksa Pemerintah Kabupaten Berau mengencangkan ikat pinggang, tak terkecuali Dinas Perikanan Berau.

Menyikapi keterbatasan pagu anggaran tahun 2026, Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, menegaskan pihaknya akan menerapkan skala prioritas ketat.

Majid menyebut, anggaran belanja hanya akan dialokasikan untuk program-program yang sifatnya krusial dan mendesak. Salah satu yang menjadi fokus penuntasan masalah legalitas atau perizinan tangkap bagi nelayan.

“Tahun 2026, fokus utama kami adalah menjembatani nelayan mengurus perizinan resmi,” tegas Majid.

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Dinas Perikanan Berau sebelumnya telah merintis kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk menghadirkan gerai perizinan di daerah.

Keberadaan izin ini dinilai vital karena berkaitan langsung dengan aspek keselamatan dan perlindungan hukum bagi nelayan saat melaut.

Selain perizinan, Majid menjelaskan bahwa program prioritas 2026 disusun berdasarkan amanat Bupati dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Poin pentingnya adalah mempersiapkan transisi ekonomi Berau, dari ketergantungan pada energi tak terbarukan (tambang) menuju ekonomi berkelanjutan.

Dalam hal ini, Dinas Perikanan akan menyelaraskan programnya dengan sektor pariwisata.

“Kita bakal sinkronkan program Dinas Perikanan dengan sektor pariwisata. Ini bentuk dukungan menyambut transisi ekonomi Berau,” ujarnya.

Sektor hilir pun tak luput dari perhatian. Majid membidik pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis hasil laut di wilayah pesisir.

Menurutnya, pesisir adalah tulang punggung produksi ikan yang harus didukung penuh agar mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bentuk dukungannya kelak bisa berupa bantuan sarana prasarana (sapras) pengolahan maupun modernisasi alat tangkap ikan.

“Produk UMKM khas laut ini jadi atensi kami agar lebih berkembang. Entah nanti kita bantu sapras-nya atau alat tangkapnya, yang jelas tujuannya agar ekonomi pesisir hidup,” pungkasnya. (Redaksi)

Redaksi

Redaksi Media Satya News

Recent Posts

Respons Abdulloh Soal Isu Gaji Pekerja RDMP Balikpapan: Proyek Besar Tak Boleh Abaikan Hak Buruh

MEDIASATYA.CO.ID, BALIKPAPAN - Di tengah kabar gaji pekerja proyek RDMP Balikpapan yang belum terbayar hingga…

1 bulan ago

Perjuangan Abdulloh Kawal Pembangunan Bank Darah RSUD Kanujoso Balikpapan: Kesehatan Warga Utama

MEDIASATYA.CO.ID - Di tengah ketatnya ruang fiskal APBD 2026, satu isu yang tampaknya tak bisa…

1 bulan ago

Denyut Kesenian di Bontang: 10 Teater Pelajar Kaltim dan Perayaan Proses Bernama AKSARA

MEDIASATYA.CO.ID — Lampu-lampu panggung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang kembali menyala. Tirai…

2 bulan ago

Pesepeda Ramaikan Jalan Berau Lewat Abissia Bike Gelar Berau Night Ride

MEDIASATYA.CO.ID, BERAU – Abissia Bike mengadakan kegiatan Berau Night Ride pada Jumat malam (30/1/2026). Lebih…

2 bulan ago

DPRD Kaltim Sidak Tambang Singlurus, Abdulloh: Pastikan Hak Warga Samboja Tak Hilang

Ketua Komisi III DPRD Kaltim, Abdulloh “Kegiatan usaha, terutama pertambangan, tidak boleh berjalan dengan mengorbankan…

2 bulan ago

KPK Panggil Aura Kasih? Telusuri Dana Non-Budgeter Kasus Korupsi yang Seret Ridwan Kamil

MEDIASATYA.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang memanggil penyanyi Aura Kasih untuk dimintai keterangan…

3 bulan ago